Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan bertanding melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada pukul 20.00 WIB, dalam laga krusial lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Pasukan Garuda wajib menang untuk tetap bertahan di turnamen ini, setelah kalah 0-3 dari Vietnam beberapa hari lalu, yang membuat mereka terpuruk di peringkat tiga klasemen dengan enam poin, tertinggal satu angka dari Singapura dan Vietnam yang sama-sama mengoleksi tujuh poin. Hasil seri atau kalah akan mengakhiri mimpi Indonesia di Piala AFF 2026, sementara Singapura cukup meraih hasil imbang untuk lolos ke semifinal.
Pelatih John Herdman dikabarkan akan melakukan sejumlah rotasi, termasuk menurunkan Cahya Supriadi menggantikan Nadeo Argawinata di posisi kiper, menyusul performa kurang optimal penjaga gawang tersebut pada laga sebelumnya. Di lini belakang, trio Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama diprediksi tetap menjadi pilihan utama, dianggap sebagai kombinasi paling solid sepanjang turnamen. Di tengah, Thom Haye akan kembali menjadi pengatur irama permainan, sementara Mitchell Baker dipercaya memecah kebuntuan di depan gawang lawan.
Herdman menekankan pentingnya ketenangan dan fokus penuh dari para pemain. “Tetap tenang berarti menjaga fokus pada tugas yang dihadapi, namun kami juga harus menunjukkan semangat yang membara. Kami adalah tim yang sedang terluka dan memiliki sesuatu untuk dibuktikan, pertama pada diri sendiri, lalu kepada semua orang,” ujarnya, dikutip dari @aseanutdfc.
Di kubu Singapura, pelatih Gavin Lee menegaskan timnya tidak akan bermain defensif. “Kami tak boleh membiarkan situasi atau potensi hasil akhir memengaruhi cara kami bermain. Kami berhasil mencapai tahap ini dengan bermain sesuai identitas dan menampilkan gaya permainan kami sendiri,” tegasnya. Singapura terakhir kali juara Piala AFF pada 2012, sementara Indonesia belum pernah menang di turnamen ini, dengan pencapaian terbaiknya adalah finis runner-up pada 2020.
Di laga lain Grup A, Vietnam akan menghadapi Kamboja di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada waktu yang sama. The Golden Star Warriors hanya butuh hasil imbang untuk lolos, namun pelatih Kim Sang-Sik menargetkan kemenangan demi mengamankan posisi juara grup. “Tujuan utama kami adalah memenangkan pertandingan besok karena kami ingin finis sebagai juara grup,” katanya.
Dengan segala tekanan dan harapan, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa—ini adalah ujian nyata ketahanan mental dan tekad Timnas Indonesia untuk bangkit dari kekalahan dan membuktikan bahwa mimpi semifinal masih hidup.















