Home Berita Olah Raga Laga Perpisahan Messi Berakhir Sempurna, Scaloni: Saya Tak Pernah Bayangkan Melatih Pemain...

Laga Perpisahan Messi Berakhir Sempurna, Scaloni: Saya Tak Pernah Bayangkan Melatih Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Sumbawanews.com,- Pada Rabu, 7 Oktober 2026, di Stadion El Monumental, Buenos Aires, Lionel Messi mengakhiri karier internasionalnya dengan laga perpisahan yang sempurna. Dalam pertandingan uji coba melawan Timnas Benin, Argentina menang 3-0, dengan Messi mencatatkan satu gol dan dua assist dalam 90 menit bermain. Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku tak pernah menyangka bisa melatih pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola, sekaligus menjadi saksi akhir dari era legendaris sang kapten.

Messi, yang resmi pensiun dari timnas usai Piala Dunia 2026, diberi kesempatan oleh Federasi Sepakbola Argentina (AFA) dan Scaloni untuk menggelar laga perpisahan. Dengan 208 penampilan, 126 gol, dan 69 assist selama karier internasionalnya, Messi meninggalkan warisan tak tergantikan: dua gelar Copa America (2021 dan 2024) serta trofi Piala Dunia 2022. Scaloni, dengan nada penuh emosi, menyebut bahwa apa yang mereka alami bersama Messi “tidaklah normal” dan menjadi kehormatan luar biasa bagi seluruh sepak bola Argentina.

“Dia meninggalkan warisan yang hebat. Cerita ini akan terus berlanjut, tapi dia akan tetap jadi sosok yang tidak tergantikan,” ujar Scaloni, dikutip dari Goal International. “Sangat menakjubkan melihat seorang pemain seperti dia, meninggalkan jejak begitu besar di usia 39 tahun.”

Laga melawan Benin menjadi penutup resmi karier Messi di level timnas. Tidak ada gol tambahan, tidak ada assist lain—hanya tiga gol yang ia ciptakan secara langsung: satu lewat tembakan, dua lewat umpannya yang mematikan. Penonton di El Monumental berdiri, menangis, dan bertepuk tangan tanpa henti. Di luar lapangan, Scaloni dan seluruh timnas Argentina berdiri di garis tepi, menghormati sang legenda hingga peluit panjang berbunyi.

Sepak bola Argentina kini memasuki babak baru—tanpa Messi, tapi dengan warisan yang tak akan pernah pudar.

Previous articleGresini Racing Tiba di Indonesia, Siap Bertarung Kembali di Mandalika