Sumbawanews.com,- Gelandang Belanda Tijjani Reijnders meninggalkan Manchester City setelah satu musim untuk bergabung dengan Al Qadsiah di Arab Saudi pada bursa transfer musim panas 2026, dengan alasan utama: keamanan finansial bagi dirinya dan keluarganya hingga generasi mendatang. Dengan nilai transfer senilai £52 juta (Rp1,23 triliun) dan kontrak lima tahun senilai £86 juta (Rp2,1 triliun), Reijnders menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar karier, tapi investasi jangka panjang untuk anak dan cucunya. “Dengan menandatangani kontrak ini, aku bisa memastikan bahkan cucu-cucuku pun terjamin secara finansial, jadi mengapa aku tidak melakukannya?” ujarnya, seperti dikutip dari Daily Mail.
Sebelumnya, Reijnders pernah menyebut ambisi Al Qadsiah untuk menjadi klub terbesar di Asia sebagai daya tarik utama. Ia ingin membantu klub meraih trofi dan menaikkan level kompetisi mereka. Namun, di balik kata-kata tentang visi olahraga itu, faktor finansial justru menjadi penentu utama keputusannya. Dengan kontrak sebesar itu, ia yakin tidak perlu bekerja lagi setelah pensiun dari sepak bola.
Baru sebulan memperkuat Al Qadsiah, Reijnders sudah mencetak tiga gol dari lima penampilan di Saudi Pro League. Klub yang kini berada di posisi keempat klasemen itu juga tengah berlaga di AFC Champions League. Meski belum sebesar raksasa Arab Saudi lainnya, Al Qadsiah telah membangun tim berbasis pengalaman Eropa, dengan kehadiran pemain seperti Nacho Fernandez dan Mateo Retegui. Bagi Reijnders, perpindahan ini bukan hanya lompatan karier, tapi langkah strategis untuk membangun warisan finansial yang abadi.















