Home Berita Olah Raga Swiss Tembus Perempatfinal Piala Dunia 2026 Setelah 72 Tahun

Swiss Tembus Perempatfinal Piala Dunia 2026 Setelah 72 Tahun

Sumbawanews.com,- Swiss berhasil melangkah ke babak perempatfinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kolombia lewat adu penalti pada Rabu dini hari WIB, di Stadion BC Place. Kemenangan ini mengakhiri puasa 72 tahun tim berjuluk Rossocrociati dari mencapai tahap tersebut, terakhir kali terjadi saat menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1954. Granit Xhaka, kapten tim, menyebut generasi saat ini sebagai yang paling spesial dalam sejarah sepak bola Swiss modern, mengingat perjalanan panjang tanpa pernah melewati babak 16 besar sejak 1954 hingga 2022. Pertandingan yang berakhir 0-0 setelah 120 menit itu menjadi titik balik sejarah bagi tim yang kini tampil di turnamen dengan kuota 48 negara.

Xhaka, yang bermain untuk Sunderland, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil teknik, tapi juga mentalitas kolektif. “Kami memiliki salah satu generasi yang istimewa. Semoga suatu hari nanti kami akan melihat generasi seperti ini lagi, tetapi kami telah lama menunggu kelompok seperti ini,” ujarnya, dikutip dari situs resmi FIFA. Ia menekankan peran pemain muda yang mendorong para veteran, sekaligus kebutuhan akan contoh nyata dari para pemain berpengalaman setiap hari dan setiap pertandingan. “Kami membuktikan bahwa sebagai negara kecil, apa pun mungkin terjadi di level ini — dari staf pelatih hingga pemain terakhir, kami semua bisa bangga.”

Pencapaian ini menjadi sejarah baru karena sejak Piala Dunia 1954 hingga 2022, Swiss tak pernah lagi menyentuh perempatfinal meski kompetisi telah diperluas hingga 32 tim. Kini, dengan format 48 negara, Swiss menjadi salah satu dari delapan tim yang lolos ke babak delapan besar, setelah menang atas Kolombia lewat adu penalti setelah imbang tanpa gol dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu. Tim asuhan pelatihnya kini bersiap menghadapi Argentina di perempatfinal pada 12 Juli 2026, menjadi momen paling dinanti dalam karier banyak pemainnya.

Dengan klasemen grup yang menempatkan Swiss sebagai juara Grup B, tim ini membuktikan konsistensi di fase penyisihan: dua menang, satu seri, tanpa kalah, dengan selisih gol +4 dan 7 poin. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah bisa mengalahkan prediksi dan ekspektasi.

Previous articleLindungi Elektronik dari Sambaran Petir dengan Langkah Praktis Ini
Next articleWasit Argentina Sepenuhnya Bawal Laga Prancis vs Maroko di Perempatfinal Piala Dunia 2026