Sumbawanews.com,- Ajang sepak bola putri Srikandi Merdeka Cup menjadi bagian meriah dari perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di Kudus, Jawa Tengah, pada Senin, 17 Agustus 2026. Kemeriahan tak hanya terasa di lapangan pertandingan, tapi juga di Srikandi Fair yang berlokasi di Lapangan Rendeng, tepat di seberang Supersoccer Arena. Kirab kebudayaan yang dimulai dari Alun-alun Simpang 7 Kudus dan berakhir di lokasi fair menjadi pembuka rangkaian acara, diikuti Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, serta Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono, didampingi marching band dari SMK Wisudha Karya.
Di tengah Srikandi Fair, ribuan warga memadati area yang dipenuhi beragam wahana: replika raksasa trofi Srikandi Merdeka Cup karya Caffino, 35 booth UMKM lokal yang menawarkan kuliner khas Kudus, serta arena bermain anak seperti bianglala dan komidi putar. Layar monitor raksasa memutar langsung pertandingan turnamen, memungkinkan penonton di luar stadion ikut merasakan tensi pertandingan. Bupati Sam’ani menyatakan, penyelenggaraan turnamen internasional ini menjadi berkah bagi Kudus—memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism, menggerakkan ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkenalkan prestasi putri bangsa di kancah global.
Di lapangan, tim Putri Nusantara (Indonesia U-16) harus menelan kekalahan 0-2 dari Singapura dalam lanjutan Grup B. Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mengakui kekalahan itu namun menekankan semangat para pemain yang masih sangat muda. “Mereka sudah memberikan yang terbaik. Bagi sebagian besar, ini pengalaman pertama bertanding di level internasional. Masa depan mereka masih panjang,” ujarnya. Sementara itu, pertandingan lain di turnamen ini terus berlangsung, dengan tim-tim lain berjuang untuk melangkah ke semifinal.















