Sumbawanews.com,- Spanyol dan Belgia akan saling berhadapan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel ini menjadi benturan antara tim dengan pertahanan terbaik di turnamen dan tim yang bangkit dengan serangan mematikan, menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal menghadapi pemenang Prancis vs Maroko.
La Roja, tim asuhan Luis de la Fuente, mencatat rekor belum kebobolan sama sekali sepanjang Piala Dunia 2026, dengan enam clean sheet berturut-turut. Mereka melaju ke babak delapan besar setelah menang 1-0 atas Portugal di babak 16 besar, berkat gol Mikel Merino yang dicetak di menit akhir. Spanyol menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan dalam 10 jam lebih permainan, menjadikan lini belakang mereka sebagai tembok terkuat di turnamen.
Di sisi lain, Belgia menunjukkan kebangkitan spektakuler setelah kegagalan di Piala Dunia 2022. Tim yang dipimpin Rudi Garcia tampil tak terkalahkan dalam 18 pertandingan berturut-turut, termasuk kemenangan meyakinkan 4-1 atas Amerika Serikat di babak 16 besar. Dua gol Charles De Ketelaere, satu dari Hans Vanaken, dan gol penutup Romelu Lukaku dari bangku cadangan, membuktikan bahwa Red Devils kini punya daya ledak serangan yang mampu menembus pertahanan paling rapat sekalipun.
Pertemuan antara kedua tim ini bukan hanya soal melaju ke semifinal, tetapi juga ujian sejarah. Spanyol unggul secara head-to-head, memenangkan sembilan dari 11 pertemuan terakhir melawan Belgia. Namun, kebangkitan Belgia yang penuh percaya diri dan produktivitas tinggi—rata-rata lebih dari 2,5 gol per laga—menjadikan laga ini sebagai pertarungan antara disiplin taktis dan momentum kebangkitan.
Laga ini akan menentukan apakah kekuatan pertahanan Spanyol bisa menahan serangan Belgia yang sedang berada di puncak form, atau justru Red Devils membuktikan bahwa era kejayaan mereka kembali dengan menghancurkan tembok terkuat di turnamen.















