Home Berita Olah Raga Ruben Amorim Tertawa Saat Milan Kalahkan MU 4-2 di Laga Persahabatan

Ruben Amorim Tertawa Saat Milan Kalahkan MU 4-2 di Laga Persahabatan

Sumbawanews.com,- Ruben Amorim memetik kemenangan memuaskan bersama AC Milan atas Manchester United dengan skor 4-2 dalam laga pramusim, Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Pelatih asal Portugal itu kembali menghadapi mantan klubnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan usai pertandingan, ia menyegarkan suasana dengan candaan ringan kepada sejumlah jurnalis Inggris yang hadir. Amorim bercanda bahwa konferensi persnya kini lebih membosankan dibanding saat ia masih melatih MU, sebuah pernyataan yang langsung disambut tawa para awak media.

Kemenangan ini menjadi momen pribadi yang istimewa bagi Amorim, yang sebelumnya menangani Manchester United dari awal musim 2024/2025 hingga dipecat pada Januari 2026, dengan catatan 25 kemenangan dari 63 pertandingan. Ia dikenal konsisten mempertahankan formasi 3-4-2-1 dan sering menjadi sorotan karena kejujuran ekstremnya di depan media—termasuk ketika menyebut timnya sebagai “yang terburuk dalam sejarah klub.” Di laga terakhirnya bersama MU, konferensi pers berakhir tegang setelah ia mengkritik keras jajaran direksi sebelum meninggalkan ruangan.

Kini, dengan Milan, Amorim tampak lebih santai. Ia berhenti sejenak untuk berjabat tangan dengan sejumlah jurnalis, lalu bercanda, “Apakah kalian merindukanku?” Seorang wartawan menjawab, “Kami merindukan konferensi pers Anda!” Amorim langsung tertawa dan menanggapi, “Sekarang konferensi persnya lebih membosankan!” Sebelum meninggalkan stadion, ia berfoto bersama penggemar dan naik bus tim sambil tertawa lepas.

Laga ini menjadi bagian dari tur pramusim Milan di Asia, yang menunjukkan perkembangan tim di bawah arahan Amorim. Meski hanya pertandingan persahabatan, kemenangan 4-2 atas MU—dengan empat pencetak gol berbeda—menjadi bukti bahwa Milan tengah membangun identitas permainan yang efektif dan dinamis. Sementara itu, MU masih dalam proses rekonstruksi setelah masa transisi pelatih yang kacau.

Candaan Amorim bukan sekadar lelucon—ia mencerminkan perjalanan karier yang penuh gejolak, dan kini, ia bisa menikmati keberhasilan tanpa tekanan. Bagi penggemar, ini bukan hanya kemenangan atas rival, tapi juga momen kebangkitan seorang pelatih yang tak pernah takut berkata jujur.

Previous articleCristiano Ronaldo Tonton Langsung Kemenangan Al Nassr, Tak Main karena Baru Kembali dari Libur Pernikahan
Next articleIvar Jenner Jadi Titik Api Kritik Usai Imbang 1-1 Lawan Singapura