Sumbawanews.com,- Manajemen PSIM Yogyakarta resmi melepaskan gelandang asal Tajikistan, Rakhmatsho Rakhmatzoda, menjelang kompetisi Super League 2026-2027. Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih, menandai berakhirnya masa bakti pemain berusia 22 tahun yang bergabung sepanjang musim 2025-2026. Rakhmatsho tampil dalam 24 dari 34 laga resmi, menyumbang satu gol dan mencatatkan 931 umpan sukses dari 1.050 percobaan operan. Manajer Iksan Mahar mengapresiasi kontribusinya yang konsisten, dengan rata-rata 82 menit bermain per pertandingan.
Pemain yang lahir di Nurek, Tajikistan, pada 6 April 2004, dikenal memiliki mobilitas tinggi di lini tengah dan kemampuan distribusi bola yang akurat. Selama musim lalu, ia juga melepaskan 18 tembakan, lima di antaranya tepat mengarah ke gawang lawan. Meski tidak memperpanjang kontrak, manajemen tetap menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan peran strategisnya dalam membangun serangan Laskar Mataram.
Keputusan ini menjadi bagian dari restrukturisasi skuad PSIM menjelang debut di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan, sekaligus menyusul keputusan sebelumnya untuk menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai markas resmi. Rakhmatsho kini memasuki fase baru karier setelah satu musim penuh membela tim asal Yogyakarta.















