Sumbawanews.com,- Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko berakhir tanpa gol pada babak pertama, Jumat, 10 Juli 2026, di Boston Stadium, Amerika Serikat. Meski Les Bleus mendominasi serangan sepanjang 45 menit, kiper Maroko Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan menyelamatkan tendangan penalti Kylian Mbappe di menit ke-25, sekaligus menggagalkan sejumlah peluang emas lainnya. Tekanan berkelanjutan dari Prancis, termasuk sundulan Lucas Digne dan tembakan keras Desire Doue, berhasil dihalau dengan refleks luar biasa oleh Bounou, yang menjadi benteng tak tertembus bagi Singa Atlas. Hingga turun minum, skor tetap 0-0, dengan Maroko bertahan rapat dan memanfaatkan ketajaman kiper mereka untuk menahan keganasan tim juara bertahan.
Prancis yang tampil agresif sejak peluit awal, menguasai penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun ketajaman lini depan mereka gagal memecah kekompakan pertahanan Maroko. Mbappe, yang menjadi ancaman utama, tak hanya gagal mengeksekusi penalti, tetapi juga kerap kehilangan ruang akibat penjagaan ketat dari lini belakang Singa Atlas. Di sisi lain, Maroko lebih banyak bertahan, namun tetap berbahaya lewat serangan balik cepat yang mampu mengganggu ritme permainan Prancis. Tendangan Lucas Digne di menit ke-45+2 yang membentur tiang gawang menjadi peluang terakhir Prancis sebelum jeda, memperkuat dominasi mereka tanpa imbalan gol.
Performa Bounou menjadi sorotan utama babak pertama, dengan sejumlah penyelamatan spektakuler yang membuatnya dijuluki “Tembok Singa Atlas” oleh para penonton dan komentator. Sementara itu, tim asuhan Didier Deschamps terus mencari celah, tetapi kekompakan pertahanan Maroko dan kesalahan kecil dalam akurasi akhir membuat Les Bleus kesulitan membuka keunggulan. Dengan skor 0-0, pertandingan memasuki babak kedua dalam keadaan seimbang, di mana tekanan akan semakin meningkat, dan setiap peluang bisa menentukan nasib kedua tim menuju semifinal.















