Sumbawanews.com,- Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kemajuan olahraga nasional, terutama menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan itu disampaikan Erick saat meresmikan Rumah Indonesia Asian Games 2026 di Nagoya, Sabtu (19/9), sekaligus menekankan bahwa olahraga bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi juga sarana memperkuat kehormatan dan kedigdayaan bangsa di kancah internasional.
Erick menjelaskan, dukungan pemerintah terwujud melalui penguatan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang disesuaikan dengan skala kompetisi, mulai dari SEA Games hingga Olimpiade. Di samping itu, pemerintah juga meningkatkan apresiasi finansial bagi atlet peraih medali, dengan bonus emas Asian Games 2026 naik menjadi Rp3 miliar. “Negara hadir untuk mendorong para pejuang bangsa, pahlawan bangsa, untuk terus memastikan banyaknya bendera Merah Putih berkibar,” ujarnya.
Indonesia menargetkan minimal empat medali emas di Asian Games 2026. Namun, Erick optimistis target itu bisa dilewati. Ia mengingatkan sejarah kejayaan olahraga nasional, termasuk pencapaian 8 hingga 11 medali emas saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962. “Mudah-mudahan dengan kerja keras seluruh tim, perolehan medali emas kita bisa lebih dari empat,” katanya.
Dengan langkah strategis ini, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan olahraga bukan sekadar soal prestasi, tapi bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa.















