Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pemberlakuan kewarganegaraan ganda terbatas bagi atlet berbakat keturunan Indonesia, sebagai langkah strategis memperkuat Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030. Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan dengan pimpinan DPR pada Kamis, 20 Agustus 2026, dan bertujuan memudahkan pemain keturunan mempertahankan paspor asalnya sekaligus mendapatkan kewarganegaraan Indonesia tanpa harus melepaskan kewarganegaraan lama.
PSSI disarankan untuk segera membidik lima pemain berbakat keturunan yang saat ini berkompetisi di liga-liga top Eropa: Ethan Kohler (bek, New England Revolution), Pascal Struijk (bek, Brighton & Hove Albion), Tristan Gooijer (fullback, Ajax Amsterdam), Julian Oerip (gelandang, AZ Alkmaar U-21), dan Laurin Ulrich (gelandang, SC Paderborn). Empat dari lima nama tersebut bermain di liga utama negara masing-masing, sementara Julian Oerip tampil gemilang di Liga 2 Belanda musim 2026-2027, mencatatkan satu gol dari dua pertandingan. Sebagai kapten tim U-21 AZ Alkmaar, ia berpeluang besar dipromosikan ke tim utama dan menjadi penerus jejak Tijjani Reijnders yang sukses di AC Milan.
Ethan Kohler, Pascal Struijk, dan Tristan Gooijer diyakini akan memperkuat lini belakang Timnas Indonesia, sementara Laurin Ulrich diharapkan menambah daya cipta di tengah lapangan. Dengan kehadiran talenta-talenta ini, peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030 — yang akan diikuti 48 hingga 64 negara — semakin terbuka lebar. Di bawah arahan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia akan segera menghadapi ujian pertama di FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung di Jakarta dan Bandung mulai 24 September hingga 4 Oktober 2026.















