Home Berita Olah Raga Piala Dunia 2026 Dikabarkan Jadi Penutup Karier Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

Piala Dunia 2026 Dikabarkan Jadi Penutup Karier Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

Sumbawanews.com,- Kakak Cristiano Ronaldo, Katia Aveiro, mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen internasional terakhir bagi adiknya bersama timnas Portugal. Pernyataan itu disampaikan Katia menjelang laga babak 32 besar Portugal melawan Kroasia di Piala Dunia 2026, saat Ronaldo akan berusia 41 tahun. Ia menyebut, “Nikmati selagi masih ada. Ini akan segera berakhir. Informasi yang saya miliki, dari sumber terpercaya… ini adalah ‘tarian terakhirnya’.” Sinyal ini memperkuat indikasi sebelumnya dari Ronaldo sendiri pada November 2025, yang menyatakan bahwa turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko kemungkinan besar akan menjadi penutup kariernya di level tim nasional.

Katia tidak hanya sekali menyampaikan indikasi tersebut. Dalam wawancara dengan SportTV dan sejumlah wartawan di luar BMO Field, Toronto, Kanada, ia menambahkan bahwa adiknya “bisa mengucapkan selamat tinggal” dalam waktu dekat, meski bukan pada momen saat ini. Ia menekankan bahwa keputusan itu bukanlah hal yang tiba-tiba, melainkan hasil dari refleksi mendalam atas perjalanan panjang Ronaldo di kancah sepak bola global.

Sejak debutnya pada 2003, Cristiano Ronaldo telah mencatatkan 231 caps dan 145 gol untuk Portugal, menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia. Ia juga memimpin Seleção das Quinas meraih trofi Euro 2016 dan dua gelar UEFA Nations League. Pernyataan Ronaldo pada November 2025 di Riyadh, Arab Saudi, saat berbicara dengan Becky Anderson dari CNN, menegaskan niatnya untuk menutup babak penting dalam karier internasionalnya: “Saya akan berusia 41 tahun, dan saya pikir itu akan menjadi momen di kompetisi besar ini. Saya menikmati momen ini, tetapi ketika menurut saya segera, itu benar-benar segera karena saya telah memberikan segalanya untuk sepak bola.”

Dengan semua pencapaian itu, Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kemungkinan besar menjadi panggung terakhir bagi salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Previous articleMarc Cucurella Jadi Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
Next article3 Juli: Kudeta Pertama Indonesia dan Tragedi Iran Air 655