Home Berita Olah Raga Persija Jakarta Tegas Kecam Kekerasan Terhadap Rombongan Persib EPA di Batang

Persija Jakarta Tegas Kecam Kekerasan Terhadap Rombongan Persib EPA di Batang

Sumbawanews.com,- Persija Jakarta secara tegas mengutuk keras insiden penyerangan terhadap rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung yang terjadi di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu mendesak penegak hukum mengusut tuntas pelaku yang terlibat, menekankan bahwa tindakan kekerasan tidak bisa dibenarkan dengan dalih rivalitas sepak bola. Dalam pernyataan resminya, Persija menyatakan bahwa bus rombongan EPA mengalami kerusakan, termasuk kaca yang pecah akibat dilempari benda keras, dan mengecam aksi tersebut sebagai ancaman terhadap keselamatan para pemain muda dan ofisial. Persija juga menyampaikan empati mendalam kepada seluruh korban dan berharap mereka segera pulih dari dampak fisik maupun psikologis kejadian ini.

Persija menegaskan bahwa rivalitas di dunia sepak bola harus tetap terbatas di dalam lapangan, bukan diwujudkan melalui kekerasan atau perusakan properti. Klub itu menyesalkan adanya oknum yang menggunakan nama atau identitas suporter untuk melakukan tindakan kriminal, yang justru merusak citra sepak bola Indonesia dan menghancurkan nilai-nilai sportivitas. Persija menekankan bahwa loyalitas kepada klub tidak pernah boleh menjadi alasan untuk menyakiti orang lain, terutama para pemain muda yang sedang meniti karier di panggung sepak bola nasional.

Dalam pernyataannya, Persija mengajak seluruh suporter untuk menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim kebanggaan. “Hentikan kekerasan, rivalitas bukan alasan untuk melukai. Sepak bola Indonesia harus menjadi ruang yang aman bagi semua,” demikian pesan akhir yang disampaikan klub. Insiden ini menjadi sorotan nasional, mengingat korban adalah pemain muda yang sedang membangun masa depan di dunia sepak bola, dan kejadian ini berpotensi merusak semangat persaudaraan yang seharusnya menjadi fondasi olahraga tertua di Indonesia.

Previous articleHakim Danish Tantang Mental di Debut Moto3 2026, Finis ke-14 Usai Insiden dan Penalti
Next articlePersija Sapu Bersih Empat Laga, Shin Tae-yong Ungkap Perbedaan Melatih Klub dan Timnas