Sumbawanews.com,- Persib Bandung mengamankan tiket 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) dua musim berturut-turut setelah menang comeback 2-1 atas Melbourne Victory di Stadion AAMI Park, Melbourne, pada Rabu (4/11). Gol penyama kedudukan dicetak Menalo pada menit ke-85, sebelum Balsa Sekulic membalikkan keadaan lima menit kemudian. Kemenangan ini mengantarkan Maung Bandung mengoleksi 12 poin dari empat laga, menjadi tim pertama Indonesia yang lolos dari fase grup kompetisi kasta kedua sepak bola Asia.
Laga ini sekaligus mencatat sejarah: Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang tandang di markas tim Australia dalam ajang Asia. Sebelumnya, Persija Jakarta kalah 1-3 dari Newcastle Jets pada 2019, dan Bali United tumbang 0-5 dari Melbourne Victory pada 2020. Di kancah Asia, Persib tampil dominan: menang 1-0 di markas FC Seoul, 1-0 atas Viettel, 2-0 di Bandung, dan kini 2-1 di Melbourne—total enam gol dicetak, hanya satu kebobolan.
Di ASEAN Club Championship, Persib juga menang 3-1 atas Port FC, comeback setelah tertinggal lewat penalti, dengan gol dari Peralta, Berguinho, dan Menalo. Di dalam negeri, performa berbeda: Persib kalah 1-2 dari Persija dan 0-1 dari Madura United di Liga 1, sehingga kini mengoleksi 16 poin dari delapan laga, tertinggal dua poin dari persaingan puncak.
Kedalaman skuad menjadi kunci keberhasilan Persib di Asia. Pelatih Igor Tolic menegaskan memiliki enam penyerang berkualitas tinggi: Balsa Sekulic, Uilliam Barros, Mariano Peralta, Menalo, Berguinho, dan Ragnar Oratmangoen. Di laga Melbourne, tiga pemain cadangan—Menalo, Ragnar, dan Peralta—menjadi pahlawan: Menalo menyamakan skor, Ragnar memberi assist, dan Peralta mengirim umpan tarik yang dimanfaatkan Sekulic.
Kemenangan ini juga berdampak besar bagi koefisien Indonesia di AFC. Persib menyumbang 41,9 persen dari total poin klub Indonesia, yang kini mencapai 7.500—tertinggi di ASEAN dan kelima di Asia. Dengan kemenangan di Melbourne, koefisien Indonesia diperkirakan naik sekitar 1.000 poin, mempersempit jarak ke Vietnam (5.932 poin) dan Singapura (5.779 poin). Jika tren ini berlanjut, Indonesia bisa merebut satu dari dua slot play-off ACL Elite 2028/2029.
Persib masih memiliki dua laga fase grup: tuan rumah melawan FC Seoul dan tandang ke Viettel. Ujian sesungguhnya akan datang pada Februari 2027, saat babak 16 besar dimulai. Musim lalu, Persib tersingkir di babak ini oleh Ratchaburi. Kali ini, mereka siap membuktikan bahwa bukan sekadar tim yang kuat di fase grup, tapi juga mampu bertahan di babak gugur. Semakin jauh melangkah, semakin tebal pula poin yang mengalir ke Indonesia—dan semakin tinggi gengsi sepak bola Tanah Air di peta sepak bola Asia.















