Sumbawanews.com,- Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menegaskan akan menerapkan rotasi ketat dan memberi kesempatan bermain kepada pemain muda selama fase grup Piala Presiden 2026. Jadwal padat yang menuntut tiga laga dalam tujuh hari—melawan Arema FC pada 25 Juli, DPMM pada 28 Juli, dan Tampines Rovers pada 31 Juli—membuat tim Maung Bandung tidak bisa mengandalkan starting XI yang sama setiap pertandingan. Igor menekankan bahwa kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama, sehingga setiap nama dalam daftar skuad berpotensi tampil, baik selama 45 menit, 60 menit, atau penuh 90 menit. Ia menambahkan, rotasi bukan hanya strategi taktis, tapi juga upaya untuk memberi ruang berkembang kepada generasi muda demi keseimbangan tim jangka panjang.
Dengan jarak pertandingan yang hanya tiga hari sekali, Igor mengaku tidak memungkinkan memaksakan pemain utama bermain terus-menerus. Setiap sesi latihan kini difokuskan pada evaluasi kebugaran dan kesiapan mental para pemain, sekaligus menentukan komposisi terbaik untuk setiap laga. “Kami ingin membangun tim yang solid, bukan hanya menang, tapi juga berkelanjutan,” ujar Igor, seperti dikutip dari laman resmi Persib. Ia menegaskan, kesempatan bermain akan diberikan secara adil, tanpa mengabaikan potensi pemain muda yang siap bersaing di level kompetitif.
Persib akan memulai kampanye Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, dengan target utama menjaga konsistensi dan membangun kedalaman skuad. Rotasi yang direncanakan bukan sekadar respons terhadap jadwal padat, tapi bagian dari filosofi pelatihan yang ingin menumbuhkan semangat kompetisi di dalam tim.















