Sumbawanews.com,- Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC akan berat dan tidak adil, terutama karena ketimpangan waktu istirahat antara kedua tim. Tavares menyoroti bahwa Arema, sebagai wakil Grup A, memiliki waktu istirahat satu setengah hari lebih lama dibanding Persebaya yang berasal dari Grup B, sehingga memengaruhi proses pemulihan dan persiapan timnya. Ia menilai Arema sebagai tim dengan kualitas tinggi di setiap posisi, diperkuat pemain-pemain berpengalaman yang tetap bertahan dari musim sebelumnya ditambah pemain baru berkualitas. Tavares juga mengakui rivalitas panjang antara dua klub asal Jawa Timur ini membuat pertandingan semakin sengit. Ia memuji kedalaman skuad Arema yang mampu menyingkirkan tim dari Singapura dan Brunei, serta menekankan bahwa perbedaan waktu istirahat ini memberi beban tidak seimbang bagi timnya yang harus segera melakukan perjalanan tanpa pemulihan optimal.
Home Berita Olah Raga Persebaya vs Arema: Tavares Kritik Ketimpangan Waktu Istirahat Sebelum Semifinal















