Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya menjalani pemusatan latihan intensif di Thailand mulai 18 Agustus hingga 27 Agustus 2026, sebagai langkah terakhir mematangkan persiapan menjelang BRI Super League 2026/2027. Tim yang dipimpin pelatih Bernardo Tavares ini tiba di Negeri Gajah Putih setelah menyelesaikan tujuh laga pramusim, termasuk meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Selama sembilan hari di Thailand, skuad Bajul Ijo menjalani program latihan padat yang menekankan kebugaran, kekompakan, dan penguatan mentalitas.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar menjaga kondisi fisik, tetapi membangun fondasi tim yang solid. “Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kebersamaan 24 jam nonstop di lingkungan baru, di mana para pemain hidup, latihan, dan berinteraksi tanpa jeda. “Di Indonesia, kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, mereka bersama hampir 24 jam,” tambah Tavares yang berusia 46 tahun.
Pemilihan Thailand sengaja diambil untuk memutus rutinitas dan memicu motivasi baru. “Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang,” kata Tavares. Selain aspek teknis dan taktis, ia menaruh fokus besar pada pembentukan mentalitas juara. “Kami ingin pemain memahami arti menjadi pemenang sekaligus rekan setim yang baik,” ujarnya.
Dengan gelar Piala Presiden 2026 sebagai modal, Persebaya kini berfokus mengonversi semua pengalaman pramusim menjadi kekuatan nyata di kompetisi utama. Pemulangan tim ke Surabaya pada 27 Agustus mendatang akan menjadi awal dari fase final persiapan sebelum laga pembuka BRI Super League 2026/2027.















