Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya bersiap menghadapi laga berat melawan Arema FC di semifinal Piala Presiden 2026, yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa (4/8/2026) malam. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa lawan mereka bukan sekadar rival lokal, tetapi tim dengan kualitas tinggi dan kedalaman skuad yang mampu menantang siapa pun di babak ini. Tavares, yang telah memantau beberapa laga Arema, mengakui kekuatan tim Singo Edan dari konsistensi permainan hingga persaingan sehat di setiap posisi, serta keberlanjutan kerangka tim musim lalu yang diperkuat dengan pemain baru.
Tavares menilai Arema unggul dalam hal stabilitas, karena tidak kehilangan delapan pemain inti dari musim sebelumnya—termasuk Wallison Maia, Matheus Blade, Betinho, dan Joel Vinicius—ditambah perekrutan berkualitas seperti Diego Landis dan Gustavo Henrique. Namun, kehadiran Gustavo menjadi pertanyaan besar: penyerang asal Brasil itu merupakan satu-satunya pencetak gol Arema di turnamen ini, dengan empat gol semuanya lahir dari kaki sang striker. Karena cedera, Gustavo diperkirakan absen, sehingga beban serang Arema akan jatuh ke pundak pemain lain.
Meski memiliki jeda persiapan yang tidak seimbang dibanding lawan, Tavares menekankan pentingnya fokus pada detail permainan dan fleksibilitas rotasi yang dimiliki Arema. Ia mencontohkan pola permainan lawan yang sering mengganti pemain secara strategis—ada yang bermain 45 menit, ada yang 30 menit—sehingga Persebaya harus siap menghadapi dinamika permainan yang tak terduga. Laga ini bukan hanya soal rivalitas Jatim, tapi ujian nyata bagi ambisi Green Force untuk melangkah ke final.















