Sumbawanews.com,- Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, pingsan dan dilarikan ke rumah sakit setelah dua istrinya, Dina Moustafa dan Howaida El Gharbawy, terlibat perkelahian sengit di Marina El Alamein, sebuah resor mewah di pantai utara Mesir. Kejadian itu terjadi saat Hassan sedang berlibur, namun berubah menjadi kekacauan ketika istri saat ini bertemu dengan mantan istrinya. Perkelahian yang bermula dari adu mulut berubah menjadi aksi fisik, termasuk pemukulan, tendangan, dan saling menjambak rambut. Hassan, yang berusia 60 tahun, mencoba melerai namun gagal, hingga akhirnya ambruk tak sadarkan diri akibat tekanan emosional.
Meski sempat kehilangan kesadaran, Hassan tidak mengalami cedera serius dan segera mendapat penanganan medis. Kedua wanita saling menuduh melakukan kekerasan, dengan Howaida awalnya melaporkan insiden itu ke kantor polisi, namun kemudian mencabut tuduhannya atas kehendak sendiri. Insiden ini kembali menyeret Hassan ke pusaran pemberitaan, menyusul protes kerasnya terhadap kekalahan Mesir dari Argentina di Piala Dunia 2026. Kini, kehidupan pribadinya menjadi sorotan publik, mengaburkan fokus pada perannya sebagai pelatih tim nasional.















