Sumbawanews.com,- Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Paolo Maldini, bersama penasihat Leonardo Araujo, telah melakukan pertemuan langsung dengan Pep Guardiola di Barcelona untuk membujuknya mengambil alih kepemimpinan tim nasional Italia. Pertemuan ini dilakukan setelah Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026, menjadi kali ketiga berturut-turut mereka absen di ajang tersebut. Guardiola, yang baru saja meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun memimpin klub itu, menjadi salah satu kandidat utama menggantikan Gennaro Gattuso yang mundur usai kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina di babak playoff Maret lalu.
Maldini dan tim FIGC menawarkan kontrak empat tahun kepada Guardiola, dengan fokus utama membangun kembali tim nasional menuju Piala Eropa 2028 di Britania Raya sekaligus memastikan kembalinya Italia ke Piala Dunia 2030. Meski belum ada respons resmi dari sang pelatih, sumber dari Sky Sport Italia menyatakan bahwa gaji bukan hambatan, dan FIGC sangat serius mengejar nama yang belum pernah menangani tim nasional dalam karier kepelatihannya. Guardiola, yang pernah bermain untuk AS Roma dan Brescia, memiliki ikatan historis dengan sepak bola Italia, meski belum pernah melatih tim nasional mana pun.
Selain Guardiola, FIGC juga masih mempertimbangkan kembalinya Roberto Mancini dan Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala. Namun, upaya mendatangkan Guardiola dinilai sebagai langkah paling ambisius sejak kegagalan besar timnas Italia dalam beberapa tahun terakhir. Kedekatan Maldini dengan Guardiola—yang pernah bertemu di lapangan pada laga persahabatan Spanyol vs Italia tahun 2000—kini berpotensi berubah menjadi kolaborasi strategis di pinggir lapangan, demi mengembalikan kejayaan Azzurri.















