Sumbawanews.com,- Kapten timnas Norwegia, Martin Odegaard, mengakui timnya menjadi underdog saat menghadapi Inggris di pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung di Miami, Jumat (12/7) dinihari WIB. Meski diunggulkan berdasarkan peringkat dunia dan rekor historis, Odegaard menegaskan bahwa kepercayaan diri timnya kini meningkat setelah mengejutkan dunia dengan mengalahkan Brasil 2-1 di babak 16 besar. Ia menekankan bahwa sepakbola adalah olahraga di mana apa pun bisa terjadi, dan Norwegia telah membuktikan diri sebagai tim yang mampu melampaui ekspektasi. Dalam 12 pertemuan sebelumnya melawan Inggris, tim asal Skandinavia hanya menang dua kali—keduanya terjadi di ajang Piala Dunia—namun Odegaard yakin bahwa semangat dan kekompakan tim bisa mengubah segalanya.
Odegaard menegaskan bahwa keberhasilan mengalahkan Brasil bukan kebetulan, melainkan bukti nyata bahwa Norwegia memiliki kualitas untuk bersaing dengan tim-tim besar. Ia menyerukan agar seluruh pemain tetap percaya diri, fokus pada strategi, dan memanfaatkan momentum positif yang dibangun sejak laga melawan tim juara bertahan. Meski Inggris unggul dalam statistik—dengan tujuh kemenangan dari 12 pertemuan—Norwegia tak gentar. Kemenangan atas Brasil telah mengubah narasi: dari tim underdog biasa menjadi kekuatan yang tak bisa diabaikan.
Pertandingan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga sejarah. Dua kemenangan Norwegia atas Inggris di Piala Dunia—pada 1981 dan 1993—masih menjadi saksi bisu bahwa keajaiban bisa terulang. Kini, dengan Odegaard sebagai jantung serangan dan semangat tim yang membara, Norwegia siap menulis babak baru dalam legenda mereka.















