Home Berita Olah Raga Newcastle United Resmi Ganti Eddie Howe, Matthias Jaissle Jadi Kandidat Terkuat

Newcastle United Resmi Ganti Eddie Howe, Matthias Jaissle Jadi Kandidat Terkuat

Sumbawanews.com,- Newcastle United resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Eddie Howe pada 31 Juli 2026, menyusul performa tak memuaskan di Liga Inggris musim 2025/2026. Klub yang finis di peringkat ke-12 itu mencatat 17 kekalahan dari 38 laga dan gagal bersaing untuk tempat di zona Liga Champions. Sebagai pengganti, manajemen disebut telah memasuki tahap lanjutan negosiasi dengan Matthias Jaissle, pelatih asal Jerman yang kini menangani Al-Ahli di Arab Saudi.

Jaissle, berusia 38 tahun, memiliki rekam jejak gemilang di level klub. Ia sukses memenangkan dua gelar Liga Austria dan satu Piala Austria bersama Red Bull Salzburg pada periode 2021–2023. Di Al-Ahli, ia mencatat 90 kemenangan dari 138 pertandingan, membawa klub meraih tiga gelar juara. Kinerjanya yang konsisten dan gaya manajerial modern menjadikannya pilihan utama menggantikan Howe, meski nama Kieran McKenna dan Antonio Conte juga sempat disebut.

Howe, yang menangani Newcastle sejak November 2021, berhasil membawa tim meraih Piala Liga Inggris 2025—trofi domestik pertama mereka dalam 70 tahun—serta menembus babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Namun, ketidakstabilan di kompetisi domestik dan kekalahan telak 1-4 dari Bristol City dalam laga uji coba mempercepat keputusan pemecatannya. Ia akan mengambil jeda dari dunia kepelatihan setelah menyelesaikan masa tugasnya.

Newcastle juga tengah menjalani masa transisi besar di bursa transfer. Pemain kunci seperti Anthony Gordon dan Sandro Tonali telah hengkang, sementara Bruno Guimaraes menjadi target Arsenal. Klub telah mendatangkan empat pemain baru—Bazoumana Toure, Aladji Bamba, Sean Steur, dan Ewen Jaouen—namun struktur skuad masih dinilai belum lengkap.

Jaissle diharapkan segera diumumkan sebagai pelatih baru The Magpies, membawa strategi taktis yang telah terbukti sukses di Eropa dan Timur Tengah. Ia akan mengambil alih tim yang tengah berada di titik balik, dengan tugas berat membangun kembali daya saing di Premier League.

Previous articleTimnas Indonesia Tertahan 0-0 Lawan Timor Leste di Babak Pertama Piala AFF 2026
Next articleErick Thohir Dorong Dukungan FIFA untuk Bangkitkan Sepak Bola Indonesia Pasca-Kanjuruhan