Sumbawanews.com,- Manchester United dan Tottenham Hotspur bertemu di Old Trafford pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 23.30 WIB, dalam laga pekan keenam Liga Inggris 2026/2027, dengan kedua tim sama-sama terperangkap dalam krisis hasil dan membutuhkan kemenangan untuk menyelamatkan musim. Setan Merah hanya mengumpulkan lima poin dari lima laga, berada di peringkat ke-12, dan belum menang dalam empat pertandingan domestik terakhir, sementara Spurs terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan dari lima laga pertama Premier League musim ini.
Manchester United gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat dikalahkan 2-3 oleh Brighton di Carabao Cup, lalu bermain imbang 1-1 melawan Fulham sebelum jeda internasional, memperpanjang rentetan tanpa kemenangan. Pertahanan mereka menjadi titik lemah utama: hanya satu clean sheet dalam tujuh laga di semua kompetisi, dan sering kebobolan dua gol atau lebih dalam satu pertandingan. Meski memiliki keunggulan psikologis dari kemenangan 2-0 atas Tottenham di Old Trafford pada pertemuan terakhir, MU belum mampu menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan untuk bangkit.
Tottenham, di bawah Roberto De Zerbi, juga mengalami masalah serupa. Meski mampu mencetak dua gol melawan Aston Villa, mereka tetap kalah 2-3 karena gagal mempertahankan keunggulan. Lini belakang mereka terus menjadi sorotan, meski catatan tandang mereka cukup menjanjikan: tiga kemenangan dari empat laga tandang terakhir di Premier League. De Zerbi punya pengalaman manis di Old Trafford — saat melatih Brighton, ia memenangi pertandingan 3-1 melawan MU pada 2023 — yang bisa menjadi bahan motivasi untuk mengakhiri kekalahan beruntun.
Dalam sembilan pertemuan terakhir, Tottenham unggul dominan dengan lima kemenangan, tiga seri, dan hanya satu kekalahan — yang terjadi di Old Trafford pada pertemuan terakhir. Faktor gol pertama pun berpotensi menentukan hasil: Tottenham kerap kesulitan bangkit setelah kebobolan lebih dulu, sehingga MU punya peluang besar untuk mengambil inisiatif serangan sejak awal. Namun, kelemahan pertahanan kedua tim membuat laga ini berpotensi menjadi pertarungan terbuka, di mana kesalahan kecil bisa berubah menjadi bencana.
Dengan posisi klasemen yang semakin memburuk, pertandingan ini bukan sekadar duel antar tim papan tengah dan zona degradasi, tapi ujian nyata bagi Michael Carrick dan Roberto De Zerbi untuk membuktikan bahwa mereka mampu menghentikan kemerosotan dan membangun kembali kepercayaan tim. Kemenangan bagi MU bisa menjadi titik balik untuk menghindari jurang degradasi, sementara bagi Tottenham, tiga poin adalah syarat mutlak untuk keluar dari dasar klasemen dan menyelamatkan sisa musim.















