Sumbawanews.com,- Lapangan Tembak Meteseh, Tembalang, menjadi saksi aksi simultan prajurit TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia dalam simulasi pelumpuhan musuh, menjadi puncak Latihan Bersama Wirra Jaya Ausindo 2026. Latihan yang berlangsung dari 18 September hingga 9 Oktober 2026 itu melibatkan 125 prajurit TNI AD dan 77 personel Australia, dengan skenario patroli tempur yang mencakup pengintaian drone, pembagian tim, penyerangan koordinasi, hingga pertempuran jarak dekat. Pada pukul 09.30 WIB, suasana yang awalnya cair berubah tegang saat prajurit bergegas menyiapkan senjata, membentuk formasi, dan melancarkan serangan terkoordinasi ke posisi musuh. Setelah serangan berhasil, tim medis segera menerjunkan helikopter untuk evakuasi korban luka, menutup rangkaian simulasi yang dirancang untuk memperkuat interoperabilitas taktis dan kepercayaan bersama antar kedua angkatan darat.
Atase Angkatan Darat Australia, Kolonel David Gandy, menegaskan bahwa latihan ini menjadi bukti nyata kedekatan hubungan pertahanan Indonesia-Australia. Ia menyebut pengalaman ini sebagai kenangan tak terlupakan dan menekankan nilai-nilai pengabdian, keberanian, dan kehormatan yang menjadi fondasi kerja sama militer kedua negara. Latihan Wirra Jaya Ausindo 2026 resmi ditutup pada 9 Oktober 2026 di Lapangan Yonif Raider 400 Banteng Raiders, Semarang, setelah tiga minggu pelatihan intensif yang mencakup taktik tempur, pertolongan medis, dan operasi patroli bersama.















