Home Berita Olah Raga Mourinho Tak Minta Diomande, Tapi Ini Alasan Madrid Beli Pemain Termahalnya

Mourinho Tak Minta Diomande, Tapi Ini Alasan Madrid Beli Pemain Termahalnya

Sumbawanews.com,- Real Madrid resmi mendatangkan Yan Diomande dari RB Leipzig dengan nilai transfer 125 juta euro plus add-ons hingga 15 juta euro, menjadikannya salah satu rekrutan termahal dalam sejarah klub. Pemain berusia 19 tahun asal Abidjan, yang lahir pada 14 November 2006, menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi sayap kanan yang selama beberapa musim terakhir kerap berganti-ganti pemain, mulai dari Rodrygo, Federico Valverde, Jude Bellingham, Arda Güler, hingga Franco Mastantuono. Diomande menyabet gelar Pemain Muda Terbaik Bundesliga musim lalu setelah mencatatkan 12 gol dan sembilan assist dalam 33 penampilan, sekaligus tampil menonjol bersama tim nasional Pantai Gading di Piala Dunia 2026.

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menegaskan bahwa ia tidak meminta secara spesifik agar klub merekrut Diomande. “Saya tidak meminta siapa pun. Saya datang (ke Madrid) tanpa meminta siapa pun, saya datang setelah menganalisis skuad secara menyeluruh dan menyadari apa yang ingin saya capai,” ujar Mourinho dalam wawancara dengan El Chiringuito, sebagaimana dikutip Marca. Ia menekankan bahwa keputusan itu muncul dari kebutuhan taktis, bukan permintaan pribadi. “Seorang pemain sayap cepat dan agresif yang bisa bermain di kedua sisi lapangan bukanlah hal yang mudah ditemukan,” lanjutnya. Mourinho menolak terlibat dalam diskusi harga, dengan tegas menyatakan, “Saya tidak ingin menganalisis apakah dia seharga 120, 80, atau 20 juta euro; saya menganalisis apa yang dapat dia berikan kepada tim saya, dan saya berkata ‘ya, saya menginginkannya.’ Harga bukanlah urusan saya.”

Diomande diharapkan menjadi solusi jangka panjang di sayap kanan Madrid, menggantikan peran yang selama ini dipenuhi secara bergantian tanpa konsistensi. Karakteristiknya yang lincah, agresif, dan mampu beroperasi di kedua sisi lapangan menjadi kunci utama ketertarikan Madrid, sejalan dengan filosofi Mourinho yang mengutamakan kecepatan dan intensitas dalam serangan.

Previous articleIndia Bantah Denda FIFA Usai Batal Lawan Indonesia di ASEAN Cup 2026
Next articleArsenal Buka Musim Liga Inggris 2026/2027 Usai Juara Community Shield