Sumbawanews.com,- AC Milan tumbang 0-3 dari Chelsea dalam laga pra-musim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 8 Agustus 2026, namun sambutan hangat para Milanisti Indonesia justru menjadi sorotan utama pelatih Ruben Amorim. Meski tak memperoleh hasil positif di atas lapangan, Amorim tak henti-hentinya memuji antusiasme dan kesetiaan suporter Tanah Air yang memenuhi tribun dengan tifo raksasa dan sorakan tak kenal lelah selama tiga hari terakhir.
Amorim mengaku terkesan mendalam oleh kehadiran fan club Milan di Indonesia, yang menurutnya “tidak bisa dipercaya” dalam hal dedikasi. “Para penggemar di sini luar biasa. Dukungan yang mereka berikan kepada kami selama tiga hari ini sangat luar biasa,” ujarnya usai laga. Tifo besar yang dibentangkan para suporter menjadi simbol kebangkitan semangat fans yang telah menanti kehadiran Rossoneri kembali di Jakarta sejak kunjungan terakhir pada 1994.
Meski kekalahan itu menjadi catatan akhir pertandingan, Amorim menekankan bahwa tujuan utama laga ini bukanlah menang, melainkan evaluasi tim menjelang musim baru. “Tentu kami ingin menang, tapi yang lebih penting adalah melihat performa semua pemain. Dan kami sudah mendapatkan banyak informasi berharga,” katanya. Ia mengakui tim masih memiliki banyak kekurangan, tetapi justru hal-hal yang belum berjalan baik itulah yang menjadi bahan utama perbaikan di Milanello nanti.
Laga yang berlangsung di tengah hingar-bingar suporter kedua tim—termasuk kehadiran pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong yang menyaksikan pertandingan secara langsung—menjadi ajang simbolis antara semangat sepak bola global dan kecintaan lokal. Meski Chelsea unggul 3-0 lewat gol-gol yang dicetak oleh pemain berbeda, fokus Amorim tak teralihkan dari atmosfer luar biasa yang diciptakan oleh para Milanisti.
Kini, dengan semua catatan evaluasi terkumpul dan semangat suporter yang menggelora, AC Milan bersiap kembali ke Italia untuk memperbaiki kelemahan sebelum memulai perjalanan musim 2026/2027. Sementara itu, Jakarta telah membuktikan: di balik skor, ada kekuatan yang tak terukur—kecintaan yang tak pernah pudar.















