Sumbawanews.com,- Lionel Messi mengungkapkan duka mendalam dan keraguan tentang masa depannya di sepak bola usai kepergian sang ayah, Jorge Messi, pada Sabtu, 8 Agustus. Dalam pesan panjang di Instagram pribadinya, Messi mengaku tidak tahu bagaimana melanjutkan hidup tanpa sosok yang selalu jadi tulang punggung karier dan emosinya sejak kecil. “Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan tanpamu. Aku tidak tahu bagaimana melanjutkan hidup, yang kulakukan hanyalah bermain sepak bola, dan sekarang aku sangat ragu apakah aku akan terus melakukannya lebih lama lagi,” tulisnya.
Messi mengungkapkan kesulitan menerima kenyataan kepergian Jorge, yang tak hanya menjadi manajer dan pendamping setia, tetapi juga sosok yang selalu mendorongnya untuk mengejar mimpi di Piala Dunia. “Ayah, saya masih tak percaya kamu telah pergi. Saya belum bisa menerimanya, atau lebih tepatnya, aku tidak ingin menerimanya,” lanjutnya. Ia juga meminta maaf karena gagal mempertahankan gelar juara dunia, sebuah beban yang selalu ia bawa sejak kemenangan di Qatar 2022.
Jorge Messi dikenal sebagai arsitek diam-diam di balik keberhasilan La Pulga, dari masa kecil hingga puncak karier di level internasional. Ia aktif mendukung Messi hingga menjelang Piala Dunia 2026, yang disebut Messi sebagai “Piala Dunia terakhir” yang ia idamkan. Meski berduka, Messi kembali bergabung dengan Inter Miami dan masuk daftar pemain cadangan dalam laga Leagues Cup 2026 melawan Leon pada Kamis, 13 Agustus, di Stadion DRV PNK, Miami. Kembalinya Messi langsung disambut hangat oleh para penggemar, dengan salah satu netizen menulis: “Messi is back.”
Kehilangan Jorge Messi bukan hanya duka pribadi, tapi juga titik balik emosional bagi salah satu ikon sepak bola terbesar sepanjang masa.















