Sumbawanews.com,- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Argentina setelah laga perpisahan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada Rabu, 7 Oktober 2026, pagi WIB. Dalam pertandingan yang digelar khusus untuk memperingati 21 tahun pengabdiannya, Messi mencetak satu gol lewat penalti, membantu Argentina menang 3-0, dengan dua gol lainnya dicetak Nicolas Otamendi dan Nico Paz. Usai pertandingan, kapten berusia 39 tahun itu tak mampu menahan air mata saat menyampaikan pesan perpisahan kepada para suporter yang memadati stadion, mengatakan, “Tidak membela Argentina lagi rasanya sangat menyakitkan. Saya bersumpah atas nama hidup saya bahwa bermain di tim nasional Argentina adalah hal paling indah yang bisa kita rasakan.”
Messi, yang telah mengenakan seragam Albiceleste sebanyak 208 kali sejak debut pada 17 Agustus 2005, mempersembahkan empat trofi besar bagi negaranya: Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America, dan Finalissima. Dalam pidatonya, ia menyebut sang ayah, Jorge Messi, sebagai sosok yang paling ia ingat, mengucapkan terima kasih atas dukungan tanpa syarat selama lebih dari dua dekade. “Sebuah kebanggaan besar bisa memakai seragam Argentina selama lebih dari 20 tahun,” ujarnya, sambil menahan emosi.
Meski perjalanan bersama tim nasional penuh liku dan kritik, Messi menegaskan ia tak pernah berhenti berjuang. “Bahkan di momen paling pedih yang kita rasakan, saya tidak pernah berhenti berjuang dan memberikan yang terbaik serta selalu berada di tengah-tengah kita.” Kemenangan 3-0 atas Benin menjadi penutup sempurna bagi karier internasionalnya—sebuah akhir yang tak hanya menandai berakhirnya sebuah era, tapi juga mengukir kenangan abadi bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.















