Home Berita Olah Raga Messi Pensiun, Argentina Siap Hadapi Era Baru Tanpa Sang Legenda

Messi Pensiun, Argentina Siap Hadapi Era Baru Tanpa Sang Legenda

Sumbawanews.com,- Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina pada Senin, 31 Agustus 2026, lewat akun media sosial pribadinya, menutup babak 20 tahun karier internasional yang penuh sejarah. Dengan keputusan ini, sang kapten yang memimpin Argentina meraih Piala Dunia 2022 dan tiga gelar Copa América, meninggalkan jejak tak tergantikan di nomor punggung 10. Pelatih Lionel Scaloni kini harus membangun kembali lini tengah dengan generasi muda, di mana Nico Paz, Enzo Fernández, dan Valentin Barco menjadi kandidat utama pengganti peran Messi.

Paz, gelandang serang berusia 21 tahun yang kini membela Como, diprediksi akan mengambil alih peran kreatif di depan. Sementara Enzo Fernández, yang sudah menunjukkan kepemimpinan di lini tengah, diposisikan sebagai jantung permainan baru. Valentin Barco, meski baru bergabung ke Chelsea dari Strasbourg, kerap dimainkan Scaloni sebagai bek sayap kiri, bukan sebagai gelandang. Di lini belakang, Emi Martínez dipastikan tetap menjadi penjaga gawang, dengan duo bek tengah Romero dan Lisandro Martínez yang sudah teruji. Agustín Giay diprediksi mengisi posisi bek kanan, menggantikan peran bek sayap yang sebelumnya sering diisi Messi saat bergerak lebar.

Di depan, Julian Alvarez tetap menjadi ujung tombak, sementara Nico Paz dan Thiago Almada akan menjadi duo sayap yang menopang serangan. Meski Lisandro Martínez disebut sebagai penyerang tengah dalam prediksi ini, fakta lapangan menunjukkan ia lebih sering bermain sebagai bek tengah — kemungkinan besar ini kesalahan penyusunan prediksi. Dengan kehadiran Alexis MacAllister di lini tengah bersama Enzo, Argentina memiliki fondasi teknis yang kuat, meski tak lagi memiliki sosok yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap seperti Messi.

Sejak Messi absen di 24 laga uji coba di bawah Scaloni sejak 2018, Argentina meraih 18 kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan — dengan rasio kemenangan 75%. Ini membuktikan bahwa tim tidak bergantung sepenuhnya pada satu individu, meski kehadiran Messi selalu menjadi katalisator emosional dan taktis. Kini, dengan Messi yang sudah gantung sepatu, Argentina memasuki babak baru: membangun identitas baru tanpa legenda, tapi tetap dengan semangat juara yang sama.

Previous articleShin Tae Yong Bertemu Erick Thohir dalam Launching Super League 2026/2027
Next articleMessi Pensiun dari Timnas Argentina, Perdebatan GOAT Kembali Memanas