Sumbawanews.com,- Minggu, 5 Juli 2026, pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi panggung penentu bagi persaingan gelar pencetak gol terbanyak. Lionel Messi dan Kylian Mbappe, yang hingga kini memimpin daftar top skor dengan tujuh gol masing-masing, kini menghadapi ancaman serius dari tiga penyerang yang siap memangkas jarak dan merebut mahkota Sepatu Emas.
Erling Haaland, striker Norwegia, menjadi ancaman terdekat dengan lima gol yang sudah dikoleksinya. Dengan kecepatan, ketajaman di kotak penalti, dan momentum kepercayaan diri setelah menjadi pahlawan kemenangan Norwegia di babak sebelumnya, Haaland siap memanfaatkan laga melawan Brasil sebagai kesempatan emas untuk mendekati puncak klasemen. Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi pertahanan Norwegia yang telah kebobolan delapan kali sepanjang turnamen, sekaligus membuka peluang bagi Vinicius Junior yang telah mencetak empat gol dan terus menunjukkan peningkatan tajam di lini serang Brasil.
Selain Haaland, Matheus Cunha dari Brasil juga mulai menunjukkan potensinya sebagai ancaman diam-diam. Dengan tiga gol dan peran krusial sebagai pembeda ketika Vinicius mendapat tekanan ketat, Cunha berpeluang menambah koleksi gol jika mendapat kesempatan bermain penuh dan Brasil mampu melangkah jauh di fase gugur. Sementara itu, laga lain di matchday kedua—Meksiko melawan Inggris—juga berpotensi mengubah peta persaingan, meski belum ada pemain dari kedua tim yang masuk dalam daftar lima besar pencetak gol terbanyak.
Dengan hanya dua laga tersisa di babak 16 besar, setiap gol yang dicetak kini menjadi penentu nasib perburuan Sepatu Emas. Messi dan Mbappe masih memimpin, tetapi tekanan dari Haaland, Vinicius, dan Cunha membuat persaingan semakin panas dan tak terduga.















