Sumbawanews.com,- Meksiko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna setelah menghancurkan Republik Ceko 3-0 di Estadio Azteca, Mexico City, Kamis (25/6). Kemenangan telak ini tidak hanya mengukuhkan posisi El Tri sebagai juara Grup A, tetapi juga mengakhiri mimpi Ceko untuk melangkah ke babak 32 besar.
Laga yang berjalan cenderung datar di babak pertama berubah drastis setelah jeda. Di menit ke-55, Mateo Chavez membuka skor setelah memanfaatkan umpan terobosan Luis Romo. Bek kiri berusia 22 tahun itu melesat bebas di sisi kiri pertahanan Ceko, lalu melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dihentikan oleh kiper Matej Kovar.
Tiga menit berselang, Meksiko menggandakan keunggulan. Kekacauan di kotak penalti Ceko berawal dari umpan silang Jorge Sanchez yang dibendung oleh bek lawan, namun bola rebound jatuh tepat di kaki Julian Quinones. Pemain sayap yang baru masuk sebagai pengganti itu tak menyia-nyiakan kesempatan, mencetak gol dengan tendangan voli yang menghujam pojok gawang.
Kemenangan Meksiko semakin lengkap di menit ke-78, ketika legenda hidup Guillermo Ochoa turun ke lapangan untuk mendapat sambutan meriah dari 80.000 penonton. Tidak lama setelahnya, tendangan gawang Ochoa menjadi awal dari serangan mematikan. Alvaro Fidalgo, yang baru masuk di menit ke-72, memanfaatkan bola liar di depan gawang untuk menutup skor menjadi 3-0.
Dengan kemenangan ini, Meksiko finis di puncak Grup A dengan sembilan poin dari tiga pertandingan, tanpa kekalahan dan tanpa kebobolan. Sementara itu, Republik Ceko, yang membutuhkan kemenangan mutlak untuk bertahan, gagal menciptakan ancaman berarti sepanjang laga. Dengan hanya satu poin dari tiga laga, mereka resmi tersingkir sebagai juru kunci grup.
Pertandingan ini juga menjadi penutup emosional bagi sejumlah pemain veteran Meksiko. Selain Ochoa, peran kunci para pemain muda seperti Chavez dan Quinones menunjukkan transisi generasi yang mulus di timnas El Tri. Sementara itu, Ceko harus mengakhiri partisipasi mereka dengan performa yang jauh dari ekspektasi, meski sempat dianggap sebagai salah satu kandidat kuat di awal turnamen.
Dengan hasil ini, Meksiko melangkah ke babak 16 besar sebagai tim terkuat di Grup A, sementara Ceko pulang lebih awal—menjadi korban dari kegagalan menciptakan peluang dan kehilangan konsistensi di momen krusial.















