Sumbawanews.com,- Tuan rumah Meksiko menutup babak grup Piala Dunia 2026 dengan performa memukau, menghancurkan Republik Ceko 3-0 di Stadion Azteca, Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Kemenangan telak ini memastikan El Tri menjadi juara Grup A dengan catatan sempurna: tiga menang, tanpa kekalahan, dan tanpa kebobolan, sementara Ceko tersingkir di posisi terbawah dengan hanya satu poin.
Gol-gol kemenangan Meksiko lahir di paruh kedua, seolah menjadi jawaban atas dominasi awal yang gagal membuahkan hasil di babak pertama. Di menit ke-55, Mateo Chavez membuka skor setelah menerima umpan lambung dari Luis Romo, lalu menggiring bola melewati dua lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang tak bisa dijangkau kiper Matej Kovar. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Lima menit berselang, Meksiko memperlebar keunggulan lewat Julian Quinones. Kombinasi cepat antara Jorge Sanchez dan Guilermo Mora memaksa Kovar keluar dari gawang, namun sapuan Tomas Holes gagal membersihkan bola dengan sempurna. Quinones yang berada di posisi tepat langsung menyundulnya ke gawang kosong, membuat skor menjadi 2-0.
Kemenangan Meksiko ditutup dengan apik di injury time. Santiago Gimenez melakukan tusukan mematikan dari sisi kanan, tembakannya diblok, tapi bola rebound langsung diarahkan Roberto Alvarado ke arah Alvaro Fidalgo. Pemain pengganti berusia 21 tahun itu tak menyia-nyiakan peluang, menyelesaikannya dengan tendangan melengkung yang menghujam sudut atas gawang. Skor 3-0 menjadi klimaks dari dominasi penuh kepercayaan diri Meksiko.
Sebelumnya, babak pertama berjalan ketat. Ceko tampil agresif dengan serangan berulang dari Vladimir Coufal, Michal Sadilek, dan Denis Visinsky, namun lini belakang Meksiko—dipimpin Edson Alvarez dan Cesar Montes—tak tergoyahkan. Sementara itu, Meksiko terlihat lebih tenang, mengendalikan tempo dengan permainan pendek dan mencari celah lewat sayap. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Dengan kemenangan ini, Meksiko menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2026 yang meraih sembilan poin dari tiga laga, sekaligus menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar. Sementara Ceko, yang sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Afrika Selatan dan kalah 1-2 dari Korea Selatan, gagal meraih poin tambahan dan akhirnya gagal melangkah lebih jauh.
Susunan pemain Meksiko menunjukkan kedalaman tim. Meski sejumlah starter diganti di menit-menit akhir—termasuk penjaga gawang Raul Ranger yang diganti Guillermo Ochoa di menit ke-78—tak ada penurunan kualitas permainan. Sebaliknya, masuknya Alvaro Fidalgo justru menjadi kunci penutup yang sempurna.
Dengan hasil ini, Meksiko melangkah ke babak 16 besar sebagai juara grup, dan menjadi salah satu tim favorit untuk melaju jauh di turnamen ini. Sementara Ceko, yang pernah menjadi kekuatan Eropa di era 90-an, harus kembali ke rumah dengan hati hancur—dan pertanyaan besar tentang masa depan tim nasionalnya.















