Sumbawanews.com,- Kedatangan Mees Hilgers ke Heerenveen pada awal musim 2026/27 menuai kritik tajam dari Gertjan Verbeek, mantan pemain dan pelatih legendaris klub asal Belanda itu. Verbeek, yang pernah membela Heerenveen dari 1984 hingga 1994 dan melatihnya dari 2004 hingga 2008, mempertanyakan keputusan klub merekrut bek Timnas Indonesia tersebut, menyebutnya tidak dapat dipercaya karena konflik sebelumnya dengan FC Twente.
Verbeek menyoroti insiden di Twente musim lalu, di mana Hilgers dibekukan oleh klub setelah tidak hadir selama berhari-hari dan menolak memperpanjang kontrak—situasi yang sempat melibatkan asosiasi pemain sepak bola Belanda. “Hilgers tidak bisa dipercaya. Dengan agennya dan cara dia berkomunikasi dengan FC Twente musim lalu,” ujar Verbeek, seperti dikutip dari Voetbal Primeur. Ia menambahkan, “Jika Anda tidak muncul selama berhari-hari sebagai anggota tim, Anda adalah orang yang tidak dapat diandalkan, kan?”
Lebih jauh, Verbeek membandingkan Hilgers dengan mantan striker Heerenveen Afonso Alves, yang pernah dilatihnya pada periode 2006–2008, seolah mengisyaratkan kekhawatiran akan pola perilaku yang sama. Kritik ini muncul tepat setelah Hilgers resmi meninggalkan Twente dan menandatangani kontrak dengan Heerenveen, membuka babak baru dalam karier profesionalnya yang juga membawanya ke tim nasional Indonesia.
Kini, Hilgers menghadapi tantangan besar: membuktikan nilai dan komitmennya di lapangan, sekaligus menjawab keraguan dari salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Heerenveen.















