Sumbawanews.com,- Setelah mengakhiri karier sebagai striker andalan Persija Jakarta pada 2025, Marko Simic, pemain asal Kroasia yang pernah membawa Macan Kemayoran juara Liga 1 2018, kini berperan sebagai agen pemain di Eropa. Mantan pencetak gol terbanyak di ajang AFC Cup itu telah meninggalkan lapangan dan beralih ke dunia manajemen karier atlet, memanfaatkan jaringan dan pengalaman bertahun-tahun di sepak bola internasional.
Simic, yang lahir pada 23 Januari 1988 di Pakrac, memulai karier profesionalnya di NK Zagreb pada usia 19 tahun. Ia kemudian merantau ke berbagai liga Eropa, termasuk Rusia, Latvia, Hungaria, Polandia, Slovenia, dan Italia, sebelum akhirnya menemukan kejayaan di Asia Tenggara. Setelah bermain di Vietnam dan Malaysia, ia bergabung dengan Persija Jakarta pada Desember 2017. Dalam waktu singkat, ia menjadi simbol ketajaman serangan Macan Kemayoran, mencetak banyak gol dan membantu tim meraih gelar Piala Presiden 2018 serta Liga 1 2018 — mengakhiri puasa gelar 17 tahun klub ibu kota.
Ia juga dikenal sebagai “Super Simic” oleh suporter Jakmania, dengan aksi-aksi mencoloknya di AFC Cup 2017/2018 dan 2018/2019 yang membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak klub di kompetisi itu. Namun, hubungannya dengan Persija sempat tegang pada 2021 akibat sengketa pembayaran gaji selama satu tahun. Kedua pihak akhirnya berpisah secara resmi pada akhir musim 2025, setelah lima tahun bersama.
Hampir setahun setelah pensiun, Simic secara terbuka mengungkap perannya yang baru: menjadi agen pemain yang menghubungkan bakat-bakat muda dari Asia dengan klub-klub di Eropa. Ia kini aktif membangun jembatan antara dunia sepak bola Asia dan benua biru, memanfaatkan pengalaman pribadinya sebagai pemain yang sukses menembus berbagai liga. Meski tak lagi mengenakan jersey, jejaknya di Persija dan sepak bola internasional tetap menjadi fondasi bagi karier barunya yang kian menjanjikan.















