Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Mario Aji menunjukkan progres signifikan dalam sesi latihan bebas Moto2 Aragon 2026, Jumat (28/8), meski gagal lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Dengan catatan waktu 01:50,734 detik pada sesi latihan kedua, ia naik dari peringkat 27 menjadi ke-17, hanya terpaut beberapa detik dari pemimpin klasemen, Ivan Irtola. Meski gagal tembus Q2 dengan selisih hitungan sepersepuluh detik, Aji menilai hasil ini sebagai tanda positif menjelang balapan utama pada Minggu (30/8).
Dalam rilis resmi Idemitsu Honda Team Asia, Aji mengatakan fokus utamanya bukan semata pada posisi, melainkan kenyamanan dan konsistensi di atas motor. “Yang terpenting bagi saya adalah rasa senyaman mungkin saat balapan, jadi saya berusaha melahap sebagian besar putaran sendirian,” ujarnya. Ia menekankan bahwa selisih antara catatan putaran tercepatnya dan kecepatan balap (race pace) relatif kecil—sebuah indikator kuat bahwa motor dan strateginya mulai menemukan ritme ideal.
Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, tidak larut dalam kekecewaan atas gagalnya lolos otomatis ke Q2. Sebaliknya, ia melihat kemajuan nyata dalam performa motor dan respons tubuhnya selama sesi latihan. “Saya mendapatkan umpan balik yang bagus dari motor maupun dari perasaan saya sendiri, jadi ada cukup banyak hal positif yang bisa diambil dari hari ini,” katanya.
Untuk hari berikutnya, Sabtu (29/8), Aji akan fokus pada simulasi jarak jauh (long run) di FP2, dengan target jelas: lolos ke Q2. “Posisi kami sudah cukup dekat, namun setiap detail sangatlah penting,” tegasnya. Dengan start di kualifikasi pertama (Q1), Aji siap berjuang habis-habisan untuk merebut satu dari dua slot terakhir menuju grid awal yang lebih menguntungkan.
Balapan Moto2 Aragon 2026 akan berlangsung pada Minggu (30/8), menentukan langkah selanjutnya bagi Aji dalam perjalanan karier internasionalnya.















