Home Berita Olah Raga Manchester United Kembali ke Liga Champions, Tapi Pertahanan Jadi Tanda Tanya

Manchester United Kembali ke Liga Champions, Tapi Pertahanan Jadi Tanda Tanya

Sumbawanews.com,- Manchester United kembali bersaing di Liga Champions 2026/2027 setelah absen sejak musim 2023/2024, dan meski optimisme menyelimuti kembalinya mereka ke panggung Eropa, mantan gelandang klub Gordon Strachan memperingatkan bahwa pertahanan rapuh bisa menghentikan ambisi Setan Merah. Tim asuhan pelatih baru akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Sabah dari Azerbaijan di Old Trafford pada Kamis malam, sebelum menghadapi lawan-lawan berat seperti Atletico Madrid, Bayern Munich, dan Roma dalam fase grup. Strachan meyakini United mampu lolos ke babak 16 besar, tetapi meragukan kemampuan mereka untuk melangkah lebih jauh jika pertahanan tak membaik, terutama mengingat enam gol yang kebobolan dalam tiga laga Premier League musim ini — dua di antaranya masing-masing dari Hull City, Ipswich Town, dan Everton.

Strachan menilai lini tengah United telah menunjukkan kemajuan berkat kehadiran Bruno Fernandes, yang ia sebut sebagai satu-satunya pemain kelas dunia dalam skuad saat ini. “Dia adalah pemain kelas dunia,” ujar Strachan, menekankan bahwa satu bintang saja tidak cukup untuk menyaingi klub elite Eropa. Ia menambahkan bahwa untuk menjadi kekuatan utama di level kontinental, United membutuhkan lebih banyak pemain berkualitas tinggi di seluruh lini, terutama di belakang. Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh mantan kapten tim Gary Neville setelah laga imbang 2-2 melawan Everton akhir pekan lalu, yang memperlihatkan kerapuhan bertahan yang kembali muncul di momen krusial.

Meski memiliki sejarah gemilang dengan tiga gelar Liga Champions (1968, 1999, 2008), Manchester United belum pernah melewati babak 16 besar sejak musim 2021/2022, ketika mereka dikalahkan Atletico Madrid. Kegagalan di fase grup musim lalu setelah finis keempat di grup yang berisi Bayern Munich, Galatasaray, dan Copenhagen menjadi bukti nyata bahwa kembali ke kompetisi elite belum otomatis berarti kembali ke puncak. Dengan lawan-lawan tangguh di fase grup dan pertahanan yang masih menjadi titik lemah, pertandingan melawan Sabah bukan sekadar bentuk formalitas — ini adalah kesempatan pertama bagi United untuk menunjukkan apakah mereka benar-benar siap kembali bersaing di Eropa, atau hanya sekadar hadir.

Previous articleMbappe Diserang Legenda Prancis Usai Nyatakan Target Ballon d’Or 2026
Next articleReal Madrid dan Man City Menang Tipis di Pembuka Liga Champions 2026/2027