Sumbawanews.com,- Manchester United berbagi poin dengan Everton setelah laga berakhir imbang 2-2 pada matchday ketiga Liga Inggris 2026-2027, Minggu, 6 September 2026, di Goodison Park. Unggul dua kali lewat gol Benjamin Sesko dan satu lagi dari pemain tengah, Setan Merah gagal mempertahankan keunggulan setelah Ainsley Maitland-Niles menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh di menit keenam masa injury time babak kedua. Hasil ini membuat United hanya mengumpulkan empat poin dari tiga laga awal musim ini, memperdalam tekanan pada skuad dan pelatih Michael Carrick.
Meski unggul lebih dulu melalui sesuatu yang terlihat seperti keberuntungan, United justru terjebak dalam pola bertahan pasif yang membiarkan Everton leluasa melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Gol pertama United dicetak Benjamin Sesko, sementara gol penyama kedudukan Everton datang dari eksekusi individu Maitland-Niles yang tak bisa diantisipasi kiper mana pun. Carrick dalam jumpa pers menyatakan hasil ini bukan bencana, tetapi mengakui timnya hampir meraih tiga poin jika fokus tetap terjaga hingga peluit panjang. Ia menyoroti dua gol lawan sebagai hasil dari eksekusi luar biasa, namun menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap lini belakang yang terlalu sering kebobolan dari jarak jauh.
Dengan hanya empat poin di papan klasemen, tekanan mulai menggema dari suporter dan media. Tantangan lebih berat menanti: sebelum menghadapi Manchester City dalam derbi kota pada 13 September, United harus menjamu Sabah di Old Trafford dalam laga pembuka Liga Champions. Jadwal padat ini memaksa Carrick memikirkan rotasi skuad dan strategi bertahan yang lebih ketat, sekaligus mempertimbangkan kelanjutan peran Benjamin Sesko sebagai tumpuan serang. Di tengah kritik atas kelemahan defensif, satu hal jelas: United tidak bisa lagi mengandalkan keberuntungan jika ingin bertahan di papan atas.















