Sumbawanews.com,- Manchester United mengalami start buruk di Premier League 2026/2027 setelah kalah 0-2 dari Hull City di Stadion MKM, Sabtu (22/8/2026). Kekalahan itu memperburuk kekhawatiran atas rapuhnya lini belakang, terutama di sisi kiri, yang menjadi fokus utama manajemen dalam bursa transfer musim panas ini. Dengan Luke Shaw kesulitan menahan tekanan Mohamed Belloumi dan dua gol tuan rumah berasal dari situasi bola mati, klub segera memperluas daftar incaran bek kiri, dengan Alejandro Balde dari Barcelona muncul sebagai target utama.
Kinerja Patrick Dorgu dan rekan-rekannya di belakang terlihat kaku saat menghadapi serangan sayap dan set-piece Hull. Michael Carrick, yang masih menangani tim sementara, dihadapkan pada tugas mendesak memperbaiki organisasi pertahanan—terutama di sisi kiri yang menjadi titik lemah berulang. Sebelumnya, United sempat mengincar Lewis Hall dari Newcastle United, tetapi upaya itu terhambat karena The Magpies enggan melepaskan bek berusia 21 tahun itu di tengah kehilangan sejumlah pilar seperti Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimaraes.
Dengan Hall sulit didapat, manajemen Setan Merah beralih ke opsi lain yang lebih realistis. Nama-nama seperti Jorge Salinas dari Racing Santander dan El Hadji Malick Diouf dari West Ham turut dipantau, tetapi Alejandro Balde dinilai paling cocok secara profil. Bek Spanyol berusia 22 tahun itu dikenal lincah di sayap, mampu menyuplai serangan, dan memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi bersama Barcelona. Kondisi di Camp Nou pun kini mendukung kemungkinan kepindahannya: klub Catalan tengah melakukan restrukturisasi, dan Balde dikabarkan terbuka untuk mencari tantangan baru.
Peran agen ternama Jorge Mendes juga disebut menjadi kunci dalam negosiasi potensial ini. Di Old Trafford, Balde dianggap sebagai solusi strategis yang bisa langsung mengisi kekosongan sekaligus meningkatkan daya saing di posisi bek kiri. Jika kepindahan terwujud, ia berpotensi menjadi salah satu pilar kunci dalam upaya Ruben Amorim membangun kembali pertahanan United yang kian rapuh.















