Sumbawanews.com,- Ajax Amsterdam lolos ke babak playoff UEFA Conference League 2026/2027 setelah bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne FC pada leg kedua kualifikasi, Rabu (12/8/2026), meski kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tampil gemilang di bawah mistar. Dengan keunggulan agregat 5-3 setelah menang 3-1 di leg pertama, Ajax tetap melaju meski performa tim terlihat tidak konsisten. Paes, yang tampil sebagai starter, menggagalkan sundulan Rodrigo Freitas yang berpotensi mengubah jalannya laga, dan menjadi satu-satunya titik terang di lini belakang Ajax yang kerap kewalahan di babak kedua. Meski kebobolan dua gol—satu dari Evan Caffrey dan satu lagi dari Sean Moore pada menit ke-85—paes mendapat pujian langsung dari pelatih Míchel Sánchez, yang menyebutnya sebagai “kiper top sejati” dan menjadi jaminan keandalan di bawah gawang.
Sementara itu, situasi berbeda dialami Jordi Cruyff, penasihat teknis PSSI dan Timnas Indonesia sekaligus pejabat senior Ajax. Kinerja tim yang dinilai kurang meyakinkan, terutama dengan banyaknya pemain cadangan yang diturunkan, memicu kemarahan sebagian suporter. Akun media sosial seperti nonul40 menyalahkan Cruyff atas keputusan memainkan sembilan pemain pengganti, menyebutnya sebagai “ide murni Jordi.” Kritik tajam juga datang dari akun Voetbalfandk yang mendesak Cruyff segera memperbaiki komposisi skuad dengan melepas pemain yang tidak memberi kontribusi, sementara akun Rkaka33 menyindir transfer Caio Henrique yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi, dengan pertanyaan: “Semoga Jordi masih menyimpan bukti kuitansi pembelian Henrique.” Meski lolos ke playoff, kekalahan dari segi performa dan kepercayaan suporter menjadi beban besar bagi manajemen Ajax menjelang laga kontra FC Sion pada leg pertama playoff, 21 Agustus 2026, di Swiss.















