Sumbawanews.com,- Minggu, 9 Agustus 2026, di Malaysia, pertandingan uji coba antara Chelsea dan Johor Darul Ta’zim (JDT) menjadi momen reuni emosional antara Xabi Alonso dan Luis Garcia—dua mantan rekan setim legendaris di Liverpool pada era Rafael Benítez. Alonso, kini menangani Chelsea dalam tur pramusim Asia Tenggara, bertemu dengan Garcia yang kini menjabat sebagai CEO JDT sejak 2025. Keduanya pernah bersama meraih gelar Liga Champions 2005 lewat comeback epik melawan AC Milan, dan hubungan persahabatan mereka tetap utuh hingga kini.
Garcia secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap Alonso dan mengaku sangat menantikan laga ini. “Kami tak sabar menantang diri melawan klub top, pemain top, dan rasanya menyenangkan bisa menghadapi Alonso,” ujarnya dikutip BBC. Ia menjanjikan perlawanan sengit dari JDT, tapi di balik doa terbaiknya untuk mantan rekan satu tim, ada satu harapan yang tak terucap langsung: “Saya mendoakannya yang terbaik, tapi meski saya menyayanginya, semoga dia jadi nomor dua di belakang Liverpool musim depan.”
Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan, tapi simbol perjalanan dua sosok yang kini berada di jalur berbeda—Alonso membangun kembali Chelsea pasca kekalahan beruntun di laga uji coba, sementara Garcia memimpin JDT sebagai kekuatan baru di sepak bola Asia. Meski hasil pertandingan belum disebutkan dalam sumber, konteks emosional dan sejarah di balik pertemuan ini menjadi sorotan utama, mengingat keduanya pernah menjadi bagian dari salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Liverpool.















