Sumbawanews.com,- Juergen Klopp mengungkapkan upaya besar dan biaya tinggi yang dikeluarkan Liverpool untuk merekrut Kylian Mbappé saat masih bermain di AS Monaco, namun usaha itu berakhir sia-sia setelah pemain Prancis itu memilih bergabung dengan Paris Saint-Germain. Upaya tersebut terjadi sebelum Mbappé menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia, dengan catatan 342 gol dan 122 assist bersama PSG dan Real Madrid sejak 2017, serta 64 gol untuk tim nasional Prancis—termasuk delapan gol yang membawa Les Bleus lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.
Klopp, yang kini bukan lagi pelatih Liverpool, menceritakan detil usaha tim untuk meyakinkan Mbappé dan keluarganya dengan menerbangkan jet pribadi dari Blackpool ke Nice, tempat keluarga Mbappé berada. “Kami terbang berputar-putar, mengobrol dengan keluarganya, makan makanan enak—semua dilakukan tanpa terlihat terlalu agresif,” ujar Klopp dalam wawancara dengan Magenta TV yang dikutip Mirror. “Itu momen fantastis. Tapi akhirnya dia memilih PSG.”
Upaya itu diakui Klopp sebagai “investasi non-transfer termahal” yang pernah dilakukan Liverpool dalam upaya merekrut seorang pemain. Meski gagal mendapatkan Mbappé, upaya tersebut mencerminkan ambisi besar klub saat melihat potensi luar biasa sang bintang muda yang kemudian menjadi salah satu ikon sepak bola generasi terbaru.
Mbappé kini menjadi tulang punggung Prancis di Piala Dunia 2026, sementara Klopp fokus pada peran barunya sebagai pelatih tim nasional Jerman—meski ia belum secara resmi menerima tawaran tersebut. Liverpool, di sisi lain, terus membangun lini depan dengan pendekatan berbeda, sementara Mbappé tetap menjadi magnet transfer terbesar di dunia sepak bola modern.















