Home Berita Olah Raga Liverpool Gagal Cetak Gol, Iraola Soroti Ketajaman dan Jadwal Padat

Liverpool Gagal Cetak Gol, Iraola Soroti Ketajaman dan Jadwal Padat

Sumbawanews.com,- Liverpool ditahan imbang 0-0 oleh Fulham di Anfield pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (12/9/2026), dalam laga yang membuat mereka gagal meraih kemenangan ketiga berturut-turut. Meski menguasai jalannya pertandingan dengan 14 tembakan—tiga di antaranya mengarah ke gawang—The Reds tak mampu memecah kebuntuan, sehingga kini mengoleksi enam poin dari empat laga, berada di posisi keenam klasemen. Manajer Andoni Iraola mengakui timnya mengalami kesulitan menciptakan peluang berbahaya, yang menurutnya merupakan masalah paling jelas sejak ia menangani tim.

Iraola menilai dominasi penguasaan bola tidak cukup tanpa ketajaman di lini serang. “Ini pertandingan pertama sejak saya di sini ketika kami benar-benar kesulitan menciptakan peluang untuk mencetak gol, untuk membuat perbedaan secara ofensif,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kegagalan mencetak gol adalah alasan utama hanya meraih satu poin. Ia juga menyoroti jadwal padat yang membebani pemain, dengan hanya sekitar 60 jam waktu pemulihan setelah laga sebelumnya. “Ini adalah jeda terburuk dalam hal waktu. Pemain tidak segera segar seperti biasanya,” katanya.

Meski menyadari kondisi fisik yang terbatas, Iraola menegaskan bahwa tim harus mampu beradaptasi, terutama dalam menghadapi jadwal yang padat sepanjang musim. Ia menekankan perlunya mencari solusi alternatif—melalui bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau momen individu—namun semua itu tidak terwujud dalam laga ini. “Kami jelas tidak sebaik secara ofensif seperti pada pertandingan-pertandingan lainnya,” tegasnya.

Dengan persaingan sengit di puncak klasemen, hasil imbang ini semakin memperketat tekanan pada Liverpool untuk segera menemukan kembali ketajaman di depan gawang.

Previous articlePersija Jakarta Menang Tipis Atas Persib, Kukuh di Puncak Klasemen
Next articlePersija Jakarta Menang Tipis atas Persib Bandung, Denis Kolinger: Kami Layak Menang