Sumbawanews.com,- Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola, menekankan pentingnya memulai setiap laga dengan intensitas tinggi dan urgensi sejak menit pertama, menyusul dua hasil imbang 2-2 di awal musim Liga Inggris. Ia mengkritik kebiasaan timnya yang sering tertinggal lebih dulu, seperti saat kalah 0-1 dari Newcastle United di pekan pembuka, lalu mengulangi pola serupa di laga berikutnya.
“Kami harus bermain dengan rasa urgensi sejak awal pertandingan,” ujar Iraola. “Kadang-kadang Anda memulai pertandingan dengan berpikir, ‘Oke, kita lihat apa yang terjadi hari ini.’ Tidak. Sejak menit pertama, saat skor masih 0-0, kami harus merasa tidak nyaman dan berusaha mengambil kendali pertandingan.” Ia menolak strategi menunggu lawan mencetak gol dulu sebelum bangkit, dan meminta para pemain lebih proaktif: mengalirkan bola lebih cepat, bermain vertikal, dan mengambil inisiatif serangan sejak detik-detik awal.
Iraola juga menyoroti pentingnya gol pembuka sebagai pengubah momentum. “Gol pertama dalam sepak bola sangat penting. Gol itu memberi Anda keuntungan dan ketika unggul, Anda bisa bermain dengan cara yang berbeda.” Catatan musim lalu memperkuat kekhawatirannya: dari 22 laga di mana Liverpool kebobolan lebih dulu, mereka kalah dalam 18 pertandingan. Hanya dua kali mampu membalikkan keadaan — melawan Newcastle di Premier League dan Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
Di sisi lain, Iraola menyambut kedatangan Bradley Barcola, pemain baru berharga 123 juta pound, yang berpeluang menjalani debut saat Liverpool bertandang ke Portman Road menghadapi Ipswich Town pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Kehadiran Barcola diharapkan meningkatkan kualitas serangan sekaligus menyelesaikan masalah konsentrasi dan intensitas di awal laga.















