Sumbawanews.com,- Legenda Arsenal dan Manchester United akan bertemu dalam laga persahabatan bertajuk “The Rivalry Returns” di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Para pemain ikonik dari kedua klub—termasuk Rio Ferdinand, Ryan Giggs, Gilberto Silva, Robert Pires, Thierry Henry, Patrick Vieira, Ashley Cole, dan Radamel Falcao—sudah tiba di Jakarta sejak Kamis, 8 Oktober 2026, dan siap mempertunjukkan kekompakan serta kenangan masa kejayaan Premier League.
Meski laga ini bersifat ekshibisi dan para pemain telah melewati masa puncak karier, Ferdinand tegas menyatakan bahwa kemenangan tetap menjadi tujuan utamanya. “Ya, kami memang rival, tapi ada rasa hormat yang sama di antara kami. Yang terpenting, hanya untuk bermain bersama dan bersenang-senang, kan? Tepat sekali, ya. Dan menang. Itu hal yang paling penting bagi saya,” ujarnya dalam jumpa pers Jumat, 9 Oktober 2026. Senada dengannya, Gilberto Silva meminta fans tidak menuntut performa fisik seperti dulu, tapi justru menikmati momen kebersamaan dan nostalgia. “Saya harap semua orang bisa menikmatinya. Saya harap saya bisa berlari sedikit. Semoga besok kita semua bersenang-senang bersama,” katanya.
North London Legends diperkuat oleh nama-nama legendaris seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Ashley Cole, Bacary Sagna, Petr Cech, dan Robert Pires. Di sisi lain, United Legends menghadirkan Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Edwin van der Sar, Carlos Tevez, Ryan Giggs, hingga Radamel Falcao. Laga ini diselenggarakan oleh Allive Creative Indonesia, menjadi kesempatan langka bagi penggemar sepak bola Indonesia untuk menyaksikan secara langsung bintang-bintang yang pernah mendefinisikan era kejayaan Premier League.
Ferdinand menekankan bahwa meski pertandingan hanya bersifat persahabatan, kebersamaan di luar lapangan—seperti makan bersama, mengenang masa lalu, dan minum bersama—justru menjadi inti terpenting dari reunian ini. “Kami di sini hanya untuk menikmatinya, karena kami ingin memberikan sesuatu yang bisa dinikmati para penggemar. Tapi saya pikir salah satu hal terpenting ketika kita semua berada dalam situasi seperti ini adalah kebersamaan, berkumpul di meja makan, minum, makan, mengenang masa lalu.”















