Home Berita Olah Raga Kunci Pemulihan Atlet: Tidur Delapan Jam dan Nutrisi Tepat

Kunci Pemulihan Atlet: Tidur Delapan Jam dan Nutrisi Tepat

Sumbawanews.com,- Di tengah jadwal pertandingan yang padat, pemulihan fisik atlet menjadi penentu utama kesiapan tim di lapangan. Sofie Imam Faizal, praktisi olahraga dari Prodi Doktoral Ilmu Keolahragaan UNS Surakarta, menekankan bahwa proses pemulihan bukan sekadar istirahat biasa, melainkan rangkaian kompleks yang melibatkan ilmu sport science, koordinasi antarstakeholder, dan disiplin harian. Menurutnya, pelatih harus bekerja sama erat dengan fisioterapis dan masseur untuk merancang program pemulihan yang tepat, sekaligus memantau kondisi spesifik setiap pemain jelang laga.

Tidur selama delapan jam menjadi syarat mutlak agar tubuh atlet pulih secara optimal. Sofie menegaskan, kualitas istirahat ini berdampak langsung pada pemulihan sistem neuromuscular, detak jantung, dan fungsi saraf—tiga indikator kunci yang wajib dipantau setiap hari. Selain itu, asupan nutrisi yang seimbang menjadi tulang punggung pemulihan metabolisme tubuh, mengingat atlet sering mengalami kelelahan otot dan kekakuan pasca pertandingan. “Kuncinya di istirahat dan pola makan bagus,” ujarnya. Aktivitas ringan selama masa pemulihan juga diperlukan untuk mempercepat regenerasi tanpa membebani tubuh.

Sofie menambahkan, keputusan pelatih dalam memilih skuad tak bisa dipisahkan dari data fisik yang terkumpul. Setiap catatan detak jantung, tingkat kelelahan, dan respons saraf menjadi bahan pertimbangan strategis, bukan sekadar intuisi. Dengan pendekatan terstruktur berbasis ilmu pengetahuan olahraga, tim bisa meminimalkan risiko cedera dan memaksimalkan performa meski jadwal bertanding sangat padat.

Previous articleDFB Kecam Infantino: Tak Bertanggung Jawab atas Rencana Jual Saham Piala Dunia
Next articleSingapura Tahan Gawang, Indonesia Harus Menang untuk Lolos