Sumbawanews.com,- Lima petugas keamanan dari kontraktor Controlled Solutions Group didakwa atas dugaan penyerangan terhadap suporter Manchester United pada laga Derby Manchester di Old Trafford, April 2025. Insiden itu terjadi di tribun East Stand, di mana satu suporter berusia 49 tahun mengalami cedera. Kelima petugas bukan karyawan klub, melainkan tenaga keamanan yang dipekerjakan secara kontrak, dan hingga kini masih menjalani proses hukum.
Insiden ini memperdalam ketegangan antara suporter Setan Merah dan manajemen klub yang sudah lama dirasakan memanas. Para penggemar kerap menyuarakan protes terhadap kenaikan harga tiket, kinerja tim yang tak konsisten, hingga penangguhan akun resmi fans. Beberapa kelompok suporter menuduh klub sengaja menargetkan pendukung setia, sementara pihak Manchester United dan Controlled Solutions Group belum memberikan tanggapan resmi terkait dakwaan ini.
Kasus ini menjadi sorotan tajam di tengah gelombang kekecewaan fanbase yang semakin menguat, dan memperlihatkan betapa rapuhnya kepercayaan antara klub dan para pendukungnya yang seharusnya menjadi tulang punggung identitas tim.















