Sumbawanews.com,- Timnas Kanada harus bertanding jauh dari rumah saat menghadapi Afrika Selatan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, meski menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko. Pertandingan yang dijadwalkan pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 02.00 WIB, akan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, California — bukan di BC Place, Vancouver, seperti yang diharapkan para suporter.
Kegagalan Kanada bermain di kandang sendiri bukan karena performa buruk, melainkan kebijakan teknis FIFA yang telah ditetapkan sebelum turnamen dimulai. Dalam sistem baru Piala Dunia 2026, tuan rumah tidak otomatis mendapat jatah pertandingan di negaranya saat memasuki fase gugur. Lokasi pertandingan ditentukan berdasarkan jalur klasemen grup dan peringkat tiga terbaik, bukan asal negara.
Kanada lolos sebagai runner-up Grup B, mengikuti Swiss. Namun, karena struktur jadwal FIFA, tim asuhan John Herdman tidak masuk ke dalam “jalur tuan rumah” yang mengarah ke Vancouver. Sebaliknya, mereka jatuh ke jalur yang mengharuskan mereka bertanding di wilayah Amerika Serikat. Sementara itu, Amerika Serikat dan Meksiko — yang lolos sebagai juara grup — tetap mendapat keistimewaan tampil di kandang sendiri, karena posisi mereka memenuhi kriteria tertentu dalam pembagian jalur babak gugur.
Ini menciptakan ketidakadilan persepsi: meski sama-sama tuan rumah, hanya dua dari tiga negara yang menikmati keuntungan psikologis dan dukungan suporter lokal. Bagi Kanada, ini bukan sekadar kehilangan keuntungan stadion, tapi juga hilangnya momentum emosional yang bisa mengubah arah pertandingan. Suporter Kanada harus menempuh perjalanan ribuan kilometer untuk menyaksikan tim kebanggaan mereka, sementara pendukung Afrika Selatan bisa menikmati suasana “rumah” yang lebih hangat di kota yang justru bukan milik mereka.
FIFA menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan keseimbangan distribusi pertandingan, menghindari konsentrasi berlebihan di satu negara, serta memaksimalkan penonton global. Namun bagi para pemain dan fans Kanada, ini terasa seperti nasib pahit: menjadi tuan rumah, tapi tak boleh bermain di rumah.
Pertandingan antara Kanada dan Afrika Selatan nanti bukan hanya soal kelanjutan perjalanan di Piala Dunia, tapi juga ujian ketahanan mental — di mana kebanggaan nasional harus dibayar dengan jarak, waktu, dan ketidakpastian.















