Sumbawanews.com,- Julian Alvarez dicemooh suporter Atletico Madrid usai laga kontra Villarreal yang berakhir 2-2 di Estadio Cívitas Metropolitano, Minggu (23/8/2026) malam WIB. Striker asal Argentina itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67, namun penampilannya tak mampu memenangkan hati pendukung tuan rumah. Setelah peluit akhir, Alvarez diminta klub untuk langsung menuju ruang ganti tanpa ikut berjabat tangan atau memberi penghormatan kepada suporter — keputusan yang dikonfirmasi pelatih Diego Simeone sebagai langkah resmi dari manajemen.
Simeone menjelaskan, keputusan itu diambil pihak klub untuk menjaga jarak antara Alvarez dan para fans, demi menghindari ketegangan lebih lanjut. Hal ini memperkuat rumor bahwa Alvarez ingin hengkang dari Atletico, dengan Barcelona disebut sebagai tujuan utamanya. Klub Catalan dikabarkan pernah menawar striker tersebut senilai 100 juta euro, namun ditolak mentah-mentah oleh Atletico. Lebih jauh, Atletico dikabarkan telah melaporkan Barcelona ke FIFA dan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) karena diduga menggunakan metode tidak etis untuk mendekati pemain.
CEO Atletico Madrid, Miguel Ángel Gil Marín, turut memperkeruh suasana dengan menyatakan bahwa Alvarez sendiri yang memohon untuk pergi. Kondisi ini memicu kemarahan di kalangan suporter, yang melihat kepergian Alvarez sebagai pengkhianatan setelah kontribusinya selama ini. Sementara itu, laga antara Atletico dan Villarreal berlangsung sengit, dengan kedua tim saling menyamakan kedudukan hingga akhir waktu normal, tanpa ada pencetak gol yang disebutkan secara eksplisit dalam sumber.















