Sumbawanews.com,- Bek Persita Tangerang, Javlon Guseynov, terbuka kemungkinan untuk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia, meski hingga kini belum ada rencana resmi untuk mengganti kewarganegaraannya. Pemain asal Uzbekistan itu, yang telah berkarier di Indonesia selama tujuh tahun sejak bergabung dengan Borneo FC pada 2019, menyatakan kebahagiaannya tinggal di Tanah Air dan mengaku sudah lancar berbahasa Indonesia. Pernyataan itu disampaikannya saat peluncuran tim Persita Tangerang di Tangerang, Banten, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Guseynov, yang kini berusia 35 tahun, mengaku sangat nyaman dengan budaya, lingkungan, dan kehidupan di Indonesia. “Semua hal. Saya suka semua hal di sini. Saya sangat bahagia di Indonesia,” ujarnya. Meski demikian, ia tidak secara eksplisit menyatakan keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia jika nanti menjadi WNI. “Belum terpikir tentang itu. Tetapi, siapa tahu, bisa jadi,” katanya, menunjukkan keterbukaan tanpa komitmen.
Di sisi lain, fokus utama Guseynov saat ini adalah membawa Persita Tangerang meraih prestasi di Liga Super Indonesia 2026-2027. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan kerja keras di setiap laga. “Dengan ambisi sebagai pemain profesional, tentu semua ingin menjadi juara. Tapi klub-klub lain juga sama. Kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, berjuang habis-habisan. Hasilnya akan datang,” ucapnya.
Persita sendiri baru saja meluncurkan jersey baru menjelang musim kompetisi mendatang, sementara Guseynov tetap menjadi salah satu pilar penting di lini belakang tim yang akrab disapa Pendekar Cisadane. Dengan pengalaman dan kedekatannya dengan budaya lokal, ia kini bukan hanya sosok pemain, tapi juga bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia.















