Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia U-20 bertemu Australia U-20 pada laga penentuan Grup H kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Minggu (6/9/2026) pukul 16.00 WIB di New Laos National Stadium. Kedua tim sama-sama mengumpulkan empat poin dari dua laga, tetapi Indonesia unggul selisih gol. Kemenangan mutlak diperlukan bagi pasukan Nova Arianto untuk memastikan juara grup dan lolos otomatis ke turnamen final di China, karena hasil imbang berpotensi mengancam posisi mereka jika Malaysia menang atas Laos. Pertandingan ini juga menjadi momen pribadi bagi Nova Arianto, yang belum pernah menang atas Australia sejak menangani timnas U-20, setelah kalah 0-1 di Piala AFF U-19 2026.
Australia datang dalam kondisi stabil, dengan hasil imbang 2-2 melawan Malaysia dan kemenangan 2-0 atas Laos dalam dua laga terakhir. Sementara Indonesia baru saja mengalami kekalahan telak 0-3 dari Laos, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia dan kalah 0-1 dari Australia. Rekor historis pertemuan antara kedua tim tidak menguntungkan Indonesia: tiga pertemuan terakhir berakhir dengan kekalahan, termasuk skor 0-1 pada Juni 2026 lalu. Nova Arianto mengakui rasa penasarannya untuk meraih kemenangan pertama atas Australia, dan menegaskan timnya akan berjuang habis-habisan.
Susunan pemain Indonesia mengandalkan kecepatan di lini depan dengan Fabio Azkairawan, Reno Salampessy, dan Arkhan Kaka sebagai ujung tombak, didukung oleh gelandang Amar Brkic dan Nazriel Alfaro. Di belakang, Dafa Al Gasemi memimpin lini pertahanan bersama Muhammad Algazani dan I Putu Panji Apriawan. Sementara Australia menurunkan formasi 4-4-2 dengan Arthur De Lima dan Alaat Abdul-Rahman sebagai pasangan depan, didukung oleh gelandang kreatif seperti Haine Eames dan Danilo Treffiletti.
Pertandingan ini disiarkan langsung oleh SCTV, Indosiar, dan Vidio. Hasilnya tidak hanya menentukan nasib Indonesia di kualifikasi, tetapi juga menjadi ujian nyata kemampuan tim muda Indonesia menghadapi salah satu kekuatan sepak bola Asia. Dengan hanya satu tiket otomatis tersedia, setiap detik di lapangan akan menjadi sejarah.















